Pementasan Seni Komunitas Fullcolor Teater Sukses Digelar di Taman Budaya Lampung

GeNews.co.id – Suasana meriah menyelimuti Taman Budaya Lampung pada akhir pekan lalu, saat Komunitas Fullcolor Teater menggelar pementasan seni yang penuh makna dan kreativitas. Acara ini berlangsung pada 20-21 April 2026, mulai pukul 16.00 WIB, dan mendapat dukungan penuh dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Lampung. Tak hanya panggung utama, pengunjung juga dimanjakan dengan gallery karya seni dari seniman lokal berbakat, menambah daya tarik acara secara keseluruhan.

Pementasan Teater Utama: You Just Long Sleepy

Puncak acara adalah teater You Just Long Sleepy, karya sutradara Jayen Sugiyanto. Karya ini mengajak penonton menyelami cerita mendalam tentang kehidupan anak dan remaja di tengah polemik keluarga, serta tantangan masifnya dunia internet dan AI. Sinopsis menggambarkan bagaimana dunia maya ‘menidurkan’ kesadaran generasi muda, diwarnai konflik rumah tangga yang kompleks. Adegan emosional para aktor-aktor cilik yang menggemaskan meninggalkan pesan reflektif tentang keseimbangan digital dan nyata.

Performance Pendukung yang Memukau

Performance pendukung di hari pertama dan hari ke dua juga tak kalah menarik. Dengan dukungan dari pembuka pementasan teater ini, membuat pementasan semakin lebih menarik. performance tersebut menampilkan :

  • Puisi dari SMAN 7 Bandar Lampung.
  • Musikalisisasi puisi oleh UKMBS Malahayati.
  • Musik pianika dari SLB Baitul Jannnah.
  • Duet perform dan story telling dari SMPN 14 Bandar Lampung serta SLB Baitul Jannnah.
  • Solo song dari SMAN 7 Bandar Lampung
  • Pantomim dari Sekolah AZ- Zahra

Sejak entrance, pengunjung disambut gallery karya seni luar biasa dari seniman lokal:

  • UKMBS Kombir DarmaJaya, dengan instalasi kreatif yang menggabungkan musik dan visual.
  • Sahabat Difabel Lampung, pameran lukisan dan kerajinan tangan yang inspiratif.
  • SMPN 14 Bandar Lampung, karya seni rupa anak muda penuh inovasi.
  • SMP Az Zahra, display fotografi dan mural bertema kebersamaan.

Acara ini juga melibatkan beberapa komunitas seperti Forum Literatur, Noir, Brothersipx , Gaharu Lampung, Dongeng Dakocan, dll. Dengan terlibatnya anak-anak dari sahabat difabel dan sekolah luar biasa ini membuktikan bahwa mereka adalah anak yang berbakat dan berhak untuk setara. Acara ini adalah sebagai wadah inklusif dari panggung hingga gallery, ini bukti betapa besar dan bertalentanya anak- anak Lampung dengan kesenian yang ber- aneka ragam dan berlimpah,”