Suami Anggota DPRD Jateng Nyaris Ditembak OTK di Rumahnya di Pekalongan
GeNews.co.id Aksi penembakan oleh orang tak dikenal (OTK) terjadi di Kota Pekalongan, Jawa Tengah. Target penembakan adalah Ahmad Muzakhim, suami anggota DPRD Jawa Tengah, Nur Fatwah. Insiden itu berlangsung di rumah korban pada Minggu malam (15/2/2026).
Beruntung tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Peluru yang ditembakkan pelaku hanya mengenai bagian pagar dan dinding rumah. Polisi memastikan kondisi Ahmad Muzakhim dalam keadaan selamat.
Kapolres Pekalongan Kota, AKBP Wahyu Rohadi, membenarkan kejadian tersebut. Ia menyatakan penyelidikan masih berlangsung. Tim Reskrim telah melakukan olah tempat kejadian perkara.
Kronologi Penembakan di Rumah Korban

Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 22.30 WIB di kawasan Kecamatan Pekalongan Barat. Saat itu, Ahmad Muzakhim berada di dalam rumah bersama keluarga. Tiba-tiba terdengar suara letusan senjata api dari luar pagar.
Saksi menyebut pelaku datang menggunakan sepeda motor. Pelaku diduga berhenti sejenak sebelum melepaskan tembakan. Setelah itu, pelaku langsung melarikan diri.
Tim Inafis Polres Pekalongan Kota menemukan proyektil peluru di lokasi. Bekas tembakan terlihat di pagar besi dan dinding teras. Polisi mengamankan barang bukti untuk uji balistik.
Keterangan Polisi dan Langkah Penyelidikan

AKBP Wahyu Rohadi menyatakan belum dapat memastikan motif penembakan. Polisi masih memeriksa sejumlah saksi di sekitar lokasi. Rekaman CCTV rumah warga turut dikumpulkan.
Menurutnya, penyidik fokus mengidentifikasi pelaku melalui ciri kendaraan. Polisi juga mendalami kemungkinan adanya ancaman sebelumnya. Namun hingga kini belum ditemukan laporan resmi terkait intimidasi.
Ahmad Muzakhim telah dimintai keterangan oleh penyidik. Ia mengaku tidak memiliki konflik pribadi yang mengarah pada aksi kekerasan. Polisi memastikan pengamanan di sekitar rumah korban diperketat.
Respons Nur Fatwah dan DPRD Jateng

Nur Fatwah membenarkan kejadian yang menimpa suaminya. Ia menyampaikan bahwa keluarga dalam kondisi selamat. Ia menyerahkan sepenuhnya proses hukum kepada aparat kepolisian.
Ketua DPRD Jawa Tengah turut menyatakan keprihatinan atas insiden tersebut. Lembaga meminta aparat segera mengungkap pelaku. Keamanan anggota dewan dan keluarga menjadi perhatian serius.
Sejumlah kolega di DPRD Jateng juga mendesak pengusutan tuntas. Mereka menilai aksi tersebut mengganggu rasa aman pejabat publik. Pengamanan tambahan dinilai perlu dilakukan.
Situasi Terkini dan Himbauan Kepolisian
Hingga Senin pagi (16/2/2026), polisi masih melakukan penyisiran di sekitar lokasi. Patroli ditingkatkan untuk mencegah kejadian serupa. Masyarakat diminta tetap tenang dan tidak berspekulasi.
Polres Pekalongan Kota membuka layanan pengaduan bagi warga yang memiliki informasi. Setiap petunjuk akan ditindaklanjuti. Polisi juga berkoordinasi dengan Polda Jawa Tengah.
Kasus penembakan terhadap suami anggota DPRD Jateng ini menjadi perhatian publik. Aparat berjanji bekerja cepat dan profesional. Proses penyelidikan masih terus berjalan.


