×

Breaking News: Imlek Dua Hari Lagi, Pecinan Glodok Penuh Pengunjung

GeNews.co.id Dua hari menjelang Tahun Baru Imlek 2577 Kongzili, kawasan Pecinan Glodok, Jakarta Barat, dipadati pengunjung. Aktivitas belanja pernak-pernik dan kebutuhan sembahyang meningkat signifikan sejak akhir pekan.
Pantauan pada Sabtu, 14 Februari 2026, arus pejalan kaki terlihat padat di sepanjang Jalan Pancoran dan Gang Gloria.

Pusat perdagangan tradisional ini kembali menjadi magnet warga. Baik etnis Tionghoa maupun masyarakat umum datang untuk merasakan suasana khas Imlek.
Pedagang mengaku omzet naik dibanding hari biasa.

Lonjakan Pengunjung di Kawasan Glodok

Kawasan Pecinan Glodok sejak pagi dipenuhi pembeli. Toko lampion, angpao, dan hiasan shio ramai diserbu warga.
Sejumlah pedagang menyebut lonjakan terjadi sejak H-5 perayaan.

Menurut Lina (45), pemilik toko pernak-pernik, penjualan meningkat hingga 70 persen dibanding pekan sebelumnya. Ia menyebut pembeli mencari dekorasi rumah dan perlengkapan altar sembahyang.
Harga lampion kecil dijual mulai Rp 15 ribu per buah.

Kepadatan juga terlihat di Pasar Petak Sembilan. Area ini dikenal sebagai pusat jajanan dan bahan makanan khas Imlek.
Pengunjung harus berjalan perlahan karena lorong pasar dipadati antrean.

Persiapan Ibadah di Vihara Dharma Bhakti

Umat Konghucu dan Buddha mulai memadati Vihara Dharma Bhakti. Tempat ibadah tertua di Jakarta ini menjadi lokasi utama sembahyang jelang Imlek.
Pengurus vihara melakukan persiapan altar dan pembersihan area sejak awal Februari.

Ketua pengurus vihara, Suhendra, mengatakan puncak kunjungan diperkirakan terjadi pada malam Tahun Baru, 16 Februari 2026. Ia memastikan pengaturan arus masuk dilakukan bergiliran.
Petugas keamanan internal diterjunkan untuk menjaga ketertiban.

Dinas Perhubungan Jakarta Barat juga menyiapkan rekayasa lalu lintas. Parkir kendaraan diatur di beberapa titik sekitar Jalan Kemenangan.
Langkah ini diambil untuk mengurai kepadatan.

Dampak Ekonomi dan Optimisme Pedagang

Momentum Imlek membawa angin segar bagi pelaku usaha kecil. Pedagang kue keranjang, jeruk mandarin, dan manisan kebanjiran pesanan.
Beberapa toko bahkan menambah stok sejak dua pekan lalu.

Rudi (38), penjual kue khas Tionghoa, mengaku menerima pesanan hingga ratusan kotak. Ia menyebut pelanggan berasal dari Jakarta dan kota penyangga.
Harga kue keranjang berkisar Rp 60 ribu hingga Rp 90 ribu per kilogram.

Data dari Suku Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Jakarta Barat mencatat peningkatan kunjungan wisata budaya setiap menjelang Imlek. Tahun ini, angka kunjungan diprediksi naik 20 persen dibanding 2025.
Pemerintah daerah berharap perayaan berjalan aman dan tertib.

Imbauan Keamanan dan Protokol Pengunjung

Kapolsek Taman Sari, Kompol Adhi Wananda, menyatakan pengamanan dilakukan secara terbuka dan tertutup. Personel disiagakan di titik keramaian dan area parkir.
Polisi juga berkoordinasi dengan pengelola vihara.

Pengunjung diimbau menjaga barang bawaan dan mematuhi arahan petugas. Kepadatan berpotensi meningkat pada malam perayaan.
Masyarakat diminta datang lebih awal untuk menghindari antrean panjang.

Perayaan Imlek tahun ini menjadi momen kebersamaan lintas budaya. Kawasan Glodok kembali menunjukkan daya tariknya sebagai pusat tradisi Tionghoa di ibu kota.
Antusiasme warga menjadi sinyal positif bagi pemulihan sektor perdagangan dan wisata budaya Jakarta.