Zulhas Ungkap Menu MBG Saat Ramadhan Untuk Siswa
GeNews.co.id Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan atau Zulhas, mengungkap skema pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) bagi siswa Muslim selama Ramadhan 1447 Hijriah. Pernyataan itu disampaikan Zulhas di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, pada 13 Februari 2026.
Menurut Zulhas, program MBG tidak dihentikan selama bulan puasa. Namun menu dan pola distribusinya disesuaikan agar tetap relevan dengan kebutuhan siswa yang menjalankan ibadah puasa.
Ia menjelaskan bahwa pemerintah telah menyiapkan paket menu sederhana dan praktis. Paket tersebut bisa dibawa pulang untuk dikonsumsi saat berbuka puasa di rumah masing-masing.
Kurma, Roti, dan Susu Jadi Menu Utama

Zulhas menyebut menu MBG selama Ramadhan akan berisi kurma, roti, dan susu. Komposisi itu dinilai praktis dan sesuai dengan kebutuhan energi saat berbuka.
Kurma dipilih karena identik dengan tradisi berbuka puasa umat Muslim. Selain itu, kurma memiliki kandungan gula alami yang membantu mengembalikan energi dengan cepat.
Roti dan susu ditambahkan sebagai sumber karbohidrat dan protein. Pemerintah memastikan nilai gizi tetap menjadi prioritas meski menu disederhanakan selama Ramadhan.
Program ini menyasar siswa sekolah dasar hingga menengah di berbagai daerah. Mekanisme teknis distribusi diserahkan kepada pemerintah daerah dan satuan pendidikan.
Penyesuaian Distribusi dan Waktu Konsumsi

Zulhas menegaskan bahwa makanan tidak akan dikonsumsi di sekolah pada siang hari. Siswa diperbolehkan membawa paket MBG untuk disantap saat berbuka puasa.
Langkah ini diambil agar program tetap berjalan tanpa mengganggu kekhusyukan ibadah puasa. Pemerintah ingin memastikan tidak ada pemborosan atau ketidaktepatan sasaran distribusi.
Ia juga menyebut koordinasi dilakukan bersama Kementerian Pendidikan dan pemerintah daerah. Tujuannya agar pelaksanaan MBG selama Ramadhan tetap tertib dan tepat waktu.
Kebijakan ini diambil setelah mempertimbangkan masukan dari berbagai pihak. Termasuk kepala sekolah, guru, dan orang tua siswa.
Komitmen Pemerintah Jaga Asupan Gizi
Program MBG merupakan salah satu program prioritas pemerintah dalam memperkuat ketahanan pangan dan gizi anak. Selama Ramadhan, pemerintah ingin memastikan siswa tetap mendapatkan asupan bergizi meski berpuasa.
Zulhas menekankan bahwa negara hadir untuk menjaga kualitas sumber daya manusia sejak usia sekolah. Ia menyebut gizi yang baik berpengaruh terhadap konsentrasi belajar dan kesehatan anak.
Pemerintah juga akan melakukan evaluasi berkala selama Ramadhan berlangsung. Evaluasi ini untuk memastikan distribusi berjalan efektif dan tidak menimbulkan kendala di lapangan.
Dengan skema kurma, roti, dan susu, pemerintah berharap siswa tetap mendapatkan manfaat program MBG. Ramadhan menjadi momentum adaptasi, bukan penghentian layanan.
Respons Publik dan Tahapan Selanjutnya

Sejumlah kalangan pendidikan menyambut positif penyesuaian menu tersebut. Mereka menilai kebijakan ini realistis dan sesuai dengan kondisi bulan puasa.
Namun ada pula yang meminta pengawasan ketat agar kualitas makanan tetap terjaga. Distribusi yang tepat waktu juga menjadi perhatian agar tidak mengganggu kegiatan belajar.
Zulhas memastikan anggaran program tetap berjalan sesuai rencana. Pemerintah akan memantau pelaksanaan hingga akhir Ramadhan sebelum kembali ke pola normal pasca-Idul Fitri.
Kebijakan ini diharapkan memperkuat komitmen pemerintah dalam menjaga keseimbangan antara ibadah dan kebutuhan gizi siswa selama bulan suci.


