×

Serbu Gamis Diskon Gila! Ibu-Ibu Jakarta Tumpah Ruah di Tanah Abang Jelang Ramadan 2026

GeNews.co.id -Pasar Tanah Abang, pusat grosir legendaris di Jakarta Pusat, kini berubah menjadi lautan manusia menjelang Ramadan. Sejak awal Februari, aktivitas belanja melonjak drastis, terutama di kalangan ibu-ibu yang berburu gamis murah untuk Lebaran. Fenomena tahunan ini tak hanya ramai, tapi juga jadi ajang hemat belanja keluarga.

Keramaian Pasar yang Bikin Heboh

Hari-hari ini, Tanah Abang seperti pasar akhirat—ramai tak terkira, apalagi saat akhir pekan. Ibu-ibu dari berbagai pelosok datang berbondong-bondong, membawa tas besar untuk memborong busana muslim. Pedagang pun senyum lebar karena pengunjung naik dua kali lipat dibanding hari biasa, dengan hiruk-pikuk tawar-menawar yang tak henti-hentinya menggema.

Aktivitas pembelian memang meningkat pesat, mulai dari pagi hingga malam. Banyak yang datang dari luar kota, bahkan luar pulau, memanfaatkan promo akhir pekan untuk stok dagangan reseller. Suasana panas terik tak menyurutkan semangat mereka; malah makin jadi, seperti pesta belanja nasional.

Gamis Jadi ‘Ratu’ Penjualan

Tak heran gamis mendominasi daftar belanja. Model-model kekinian seperti rompi lepas atau “gamis bini orang” laris manis, dengan harga mulai Rp75 ribu hingga Rp200 ribu per potong. Selain gamis, kerudung, mukena, dan baju koko juga ikut diburu habis, terutama yang bahan adem dan model syar’i.

Para pedagang cerita, stok gamis bermotif floral atau pastel habis dalam hitungan jam. “Lebaran kan sebentar lagi, ibu-ibu buru yang matching buat keluarga,” ujar salah satu penjual di Blok A. Tren ini bikin omzet mereka melonjak hingga dua kali lipat dari bulan lalu.

Alasan di Balik Gila-Gilaan Belanja Ini

Mengapa Tanah Abang selalu jadi magnet? Jawabannya sederhana: harga grosir super murah, bisa ditawar, dan lengkap pilihannya. Bagi ibu rumah tangga atau pemilik toko kecil, ini surga belanja—hemat hingga 50% dibanding mall. Ditambah promo bundling, seperti beli 10 gratis 1, makin bikin dompet ringan.

Tradisi ini sudah berlangsung bertahun-tahun, tapi tahun 2026 terasa lebih ramai karena inflasi terkendali dan daya beli masyarakat pulih. Pedagang optimis Ramadan bakal bawa rezeki melimpah, sementara pembeli puas bawa pulang armada busana berkualitas. Bagi yang berencana ke sana, datanglah pagi-pagi atau weekday untuk hindari macet ekstrem. Siapa tahu, Anda juga ikut demam berburu gamis dan pulang dengan kantong penuh kebahagiaan!