Ekspedisi Menembus Hutan Sumatera: Menemukan Keajaiban Rafflesia Hasseltii yang Langka

Genews.co.id Pada hari Senin (17/11/2025), sebuah tim international dan tim lokal ekspedisi berhasil menemukan bunga Rafflesia hasseltii di Kecamatan Sumpur Kudus, Kabupaten Sijunjung, Sumatera Barat. Penemuan yang mengharu biru ini melibatkan sejumlah ahli.

Antara lain Dr. Chris Thorogood berasal dari Universitas Oxford Botanic Garden and Arboretum, Joko Witono dari Badan Riset dan Inovasi Nasional. Pegiat konservasi Septi Andriki, serta Iswandi dari Lembaga Pengelola Hutan Nagari Sumpur Kudus. Mereka menempuh perjalanan selama 20 jam dari Bengkulu dan harus melewati habitat harimau Sumatera untuk mencapai lokasi bunga langka ini. Sumber; cnbcindonesia.com.

Perjalanan Panjang dan Penuh Tantangan

Tim ekspedisi menghabiskan waktu empat tahun, sejak 2021, untuk mencari Rafflesia hasseltii. Septi Andriki yang sudah memulai pengamatan sejak 2017. Andriki mengaku senang akhirnya bisa melihat bunga ini langsung di habitatnya. “Kami menjelajah dari siang sampai malam di hutan hujan yang lebat, menunggu momen bunga ini mekar,” katanya.

Chris Thorogood menambahkan bahwa bunga yang ditemukan tumbuh di hutan-hutan terpencil dan jarang sekali dilihat oleh manusia dan ajaibnya akhirnya bisa menyaksikannya. Rafflesia hasseltii mekar di malam hari disebutnya sebagai pengalaman ajaib yang mengubah hidup. Sumber: IG @/illustratingbotanist

Keunikan Rafflesia Hasseltii dan Maknanya

Rafflesia hasseltii dijuluki “Jamur Berwajah Harimau” karena corak unik di kelopaknya yang menyerupai pola harimau. Bunga ini merupakan tumbuhan parasit dari genus Rafflesia yang berwarna merah darah dengan bercak putih. Karena habitatnya yang sulit dijangkau dan perlindungan ketat oleh makhluk hutan, seperti harimau Sumatera, bunga ini tetap menjadi salah satu spesies paling langka di dunia dan sangat sulit ditemukan. Penemuan ini menegaskan pentingnya konservasi hutan tropis sebagai rumah bagi keanekaragaman hayati yang luar biasa.