Polda Sumbar Bangun Sumur untuk Korban Banjir, Warga dan Polisi Gotong Royong di Agam
Genews.co.id Polda Sumatera Barat (Sumbar) bersama masyarakat membangun sumur air bersih bagi warga terdampak banjir di sejumlah wilayah Kabupaten Agam. Salah satu titik pembangunan dilakukan di Masjid Al-Ukhuwah, Padang Landau, Jorong Kampung Tengah Barat, Nagari Salareh Air Timur, Kecamatan Palembayan.
Pembangunan sumur ini merupakan bagian dari upaya pemulihan pasca bencana banjir yang sebelumnya melanda wilayah tersebut. Akses air bersih menjadi kebutuhan mendesak bagi warga, terutama untuk keperluan ibadah dan aktivitas sehari-hari.
Respons Polda Sumbar Pascabencana

Polda Sumbar menyatakan bahwa langkah ini dilakukan sebagai bentuk kepedulian Polri terhadap masyarakat terdampak bencana. Setelah banjir surut, persoalan air bersih menjadi salah satu keluhan utama warga.
Melalui jajaran kepolisian di daerah, Polda Sumbar berkoordinasi dengan pemerintah nagari dan tokoh masyarakat. Hasil koordinasi tersebut memutuskan pembangunan sumur sebagai solusi jangka menengah.
Polda Sumbar menilai penyediaan air bersih sangat penting untuk mencegah masalah kesehatan pasca banjir.
Pembangunan Sumur di Masjid Al-Ukhuwah
Masjid Al-Ukhuwah dipilih sebagai salah satu lokasi karena menjadi pusat aktivitas warga. Masjid juga digunakan sebagai tempat berkumpul dan pos kegiatan sosial masyarakat.
Pembangunan sumur dilakukan secara gotong royong. Personel kepolisian turun langsung bersama warga setempat.
Warga membantu penggalian dan penyiapan material. Polisi mendukung dari sisi teknis dan logistik.
Sumur ini diharapkan dapat digunakan untuk kebutuhan wudhu, kebersihan masjid, serta kebutuhan air bersih warga sekitar.
Wilayah Lain Juga Jadi Sasaran

Selain di Padang Landau, Polda Sumbar juga membangun dan menyiapkan sumur air bersih di beberapa wilayah lain yang terdampak banjir di Kabupaten Agam.
Wilayah yang mengalami kerusakan sumber air akibat banjir menjadi prioritas. Tim melakukan pemetaan berdasarkan laporan dari masyarakat dan aparat nagari.
Polda Sumbar menyebut program ini akan dilakukan secara bertahap. Penyesuaian dilakukan berdasarkan kondisi lapangan dan kebutuhan warga.
Keterlibatan Masyarakat Setempat
Kegiatan ini mendapat respon positif dari masyarakat. Warga menyambut baik kehadiran polisi yang terlibat langsung dalam proses pembangunan.
Tokoh masyarakat setempat menyebut bantuan tersebut sangat membantu. Warga sebelumnya harus mengambil air dari lokasi yang cukup jauh.
Dengan adanya sumur, aktivitas warga menjadi lebih mudah. Warga juga merasa lebih aman dari risiko penyakit akibat air tidak bersih.
Gotong royong antara polisi dan warga dinilai memperkuat hubungan sosial di tengah masyarakat.
Upaya Pemulihan Pasca Banjir

Polda Sumbar menegaskan bahwa penanganan pasca bencana tidak hanya fokus pada evakuasi dan bantuan darurat. Pemulihan kebutuhan dasar juga menjadi perhatian utama.
Selain air bersih, aparat kepolisian turut membantu distribusi bantuan logistik dan pengamanan wilayah terdampak.
Pendekatan ini dilakukan agar masyarakat dapat segera kembali beraktivitas secara normal.
Komitmen Kepolisian di Daerah
Melalui kegiatan ini, Polda Sumbar menegaskan komitmennya untuk hadir di tengah masyarakat. Kepolisian tidak hanya menjalankan fungsi keamanan, tetapi juga fungsi sosial.
Kegiatan kemanusiaan dinilai penting untuk membangun kepercayaan publik. Sinergi dengan masyarakat menjadi kunci keberhasilan penanganan bencana.
Polda Sumbar memastikan akan terus memantau kondisi wilayah terdampak banjir. Langkah lanjutan akan dilakukan sesuai kebutuhan di lapangan.
Harapan Warga
Warga berharap program pembangunan sumur dapat berkelanjutan. Mereka juga berharap perhatian pemerintah dan aparat terus diberikan hingga kondisi benar-benar pulih.
Masyarakat mengapresiasi langkah cepat Polda Sumbar. Bantuan tersebut dinilai tepat sasaran dan langsung dirasakan manfaatnya.
Pembangunan sumur ini diharapkan menjadi solusi jangka panjang bagi kebutuhan air bersih warga pasca banjir.


