Para Kepala Daerah Kumpul di Rakornas 2026 Bogor, Prabowo Beri Arahan Strategis
Genews.co.id Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Pemerintah Pusat dan Daerah Tahun 2026 resmi digelar di Sentul International Convention Center (SICC), Kabupaten Bogor, pada Senin, 2 Februari 2026. Rakornas ini mempertemukan ribuan kepala daerah, baik gubernur, bupati, wali kota, hingga wakil kepala daerah dari seluruh Indonesia.
Acara nasional tersebut diselenggarakan oleh Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) bersama Pemerintah Kabupaten Bogor sebagai tuan rumah. Jumlah total peserta diperkirakan mencapai hampir 4.500 pejabat dari pusat dan daerah, termasuk Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda).
Tema Besar: “Sinergi Pusat-Daerah Menuju Indonesia Emas 2045”

Rakornas 2026 mengusung tema “Sinergi Pusat dan Daerah dalam Implementasi Program Prioritas Presiden Menuju Indonesia Emas 2045”. Pertemuan ini menjadi momentum penting bagi pemerintah pusat dan daerah untuk memperkuat koordinasi kebijakan dan akselerasi program prioritas nasional.
Menurut Kepala Pusat Penerangan Kemendagri Benni Irwan, Rakornas diselenggarakan sebagai bagian dari upaya mempercepat keberhasilan program prioritas Presiden, seperti kedaulatan pangan dan energi, serta target pertumbuhan ekonomi hingga 8 persen.
Kepala Daerah Berdatangan Sejak Pagi
Pantauan di lokasi menunjukkan para kepala daerah dan unsur Forkopimda berdatangan sejak pagi hari. Mereka hadir mengenakan pakaian dinas berwarna coklat khas ASN daerah. Tampak hadir antara lain Gubernur Aceh Muzakir Manaf, Wali Kota Depok Supian Suri, dan Wali Kota Bandung Muhammad Farhan.
Selain kepala daerah, Rakornas juga dihadiri pejabat lain seperti unsur TNI, Polri, dan Kejaksaan dari berbagai daerah, menunjukkan lintas sektor keterlibatan dalam perhelatan besar itu.
Rakornas Dibuka Oleh Presiden Prabowo

Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto tiba di SICC Bogor sekitar pukul 10.00 WIB untuk membuka Rakornas secara resmi. Presiden didampingi oleh sejumlah pejabat tinggi negara, antara lain Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto, serta jajaran Kabinet Merah Putih.
Dalam sambutannya, Prabowo memberikan pengarahan strategis kepada para kepala daerah. Ia menekankan pentingnya koordinasi efektif antara pemerintah pusat dan daerah dalam menyukseskan program prioritas, serta memperkuat sinergi agar kebijakan berjalan efektif sampai ke tingkat masyarakat.
Keterlibatan Wakil Kepala Daerah untuk Pertama Kalinya
Salah satu hal baru di Rakornas 2026 adalah keterlibatan wakil kepala daerah — wakil gubernur, wakil bupati, dan wakil wali kota — yang diundang atas arahan langsung Presiden Prabowo. Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian menyebut langkah ini sebagai penguatan kesinambungan kepemimpinan antara pemerintah pusat dan daerah.
Jajaran Kabinet dan Pimpinan Lembaga Hadir

Rakornas tahun ini bukan hanya diikuti oleh kepala daerah, tetapi juga oleh jajaran Kabinet Merah Putih, di antaranya Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, Kepala Badan Gizi Nasional Dadan Hindayana, Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman Maruarar Sirait, serta Menteri UMKM Maman Abdurrahman. Hadir pula tokoh nasional seperti Ketua MPR RI Ahmad Muzani.
Kehadiran elite pemerintahan ini menunjukkan Rakornas menjadi forum penting dalam penentuan arah kebijakan nasional dan regional.
Agenda Pokok Pertemuan
Beberapa agenda penting dalam Rakornas mencakup:
- Evaluasi pelaksanaan program pemerintah di 2025
- Arahan strategis untuk program prioritas 2026
- Dialog dua arah antara pusat dan daerah
- Sinkronisasi kebijakan untuk ekonomi, investasi, dan energi
Rakornas juga menjadi wadah kepala daerah menyampaikan permasalahan dan kebutuhan daerah kepada pemerintah pusat.
Tantangan Lalu Lintas dan Antisipasi Publik
Pelaksanaan Rakornas di Bogor diperkirakan menimbulkan kepadatan lalu lintas di sekitar Sentul. Wakil Menteri Dalam Negeri Bima Arya Sugiarto mengimbau masyarakat untuk mengantisipasi potensi kemacetan yang meningkat akibat ribuan pejabat serta peserta yang hadir.
Harapan Stakeholder
Rakornas ini diharapkan menjadi momentum memperkuat kolaborasi pusat dan daerah. Para kepala daerah juga berharap dialog yang berlangsung bisa menghasilkan solusi atas berbagai tantangan di level lokal dan nasional.


