Motorola Razr 60 Siap Masuk RI, Ponsel Lipat Premium Ini Kantongi Sinyal TKDN
GeNews.co.id Motorola Razr 60 dikabarkan segera meramaikan pasar smartphone Indonesia. Sinyal kehadirannya menguat setelah perangkat ini terpantau lulus sertifikasi Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) Kementerian Perindustrian (Kemenperin). Informasi tersebut muncul di laman resmi P3DN pada awal Februari 2026.
Kehadiran Motorola Razr 60 menjadi penanda kembalinya agresivitas Motorola di segmen ponsel lipat Tanah Air. Perangkat ini sebelumnya telah lebih dulu meluncur secara global pada akhir 2025. Indonesia diproyeksikan menjadi salah satu pasar berikutnya di kawasan Asia Tenggara.
Lolos TKDN dan SDPPI, Sinyal Kuat Segera Rilis

Berdasarkan penelusuran di situs P3DN Kemenperin, perangkat dengan kode seri terbaru dari Motorola telah mengantongi nilai TKDN di atas ambang batas 35 persen. Sertifikasi itu menjadi syarat utama agar ponsel bisa dipasarkan resmi di Indonesia.
Selain TKDN, perangkat tersebut juga tercatat telah mengantongi izin edar dari SDPPI Kementerian Komunikasi dan Digital. Biasanya, setelah dua sertifikasi ini terbit, peluncuran komersial tinggal menunggu waktu.
Motorola Indonesia sendiri belum mengumumkan tanggal resmi peluncuran. Namun sejumlah media teknologi nasional menyebutkan perilisan bisa terjadi pada kuartal pertama 2026. Pola ini mengikuti strategi rilis global yang dilakukan sebelumnya.
Spesifikasi Unggulan Motorola Razr 60

Secara global, Motorola Razr 60 hadir dengan desain clamshell yang lebih tipis dan ringan. Perangkat ini mengusung layar utama pOLED berukuran sekitar 6,9 inci dengan refresh rate tinggi hingga 144Hz. Layar cover eksternalnya juga lebih luas dibanding generasi sebelumnya.
Untuk performa, ponsel ini ditenagai chipset kelas premium terbaru dari Qualcomm. Dukungan RAM hingga 12GB dan penyimpanan internal besar membuatnya menyasar segmen flagship. Sistem operasinya sudah menjalankan Android versi terbaru saat peluncuran global.
Di sektor kamera, Motorola membekali Razr 60 dengan kamera utama beresolusi tinggi yang didukung fitur OIS. Kamera depan ditempatkan dalam punch hole pada layar utama. Fitur fotografi berbasis AI juga menjadi nilai jual utama.
Strategi Motorola Rebut Pasar Foldable Indonesia

Pasar ponsel lipat di Indonesia terus tumbuh dalam dua tahun terakhir. Sejumlah merek besar telah lebih dulu bermain di segmen ini. Motorola melihat celah pasar premium yang masih potensial.
Dengan membawa Razr 60 ke Indonesia, Motorola ingin memperkuat kembali brand image yang sempat redup. Produk ini menyasar konsumen urban yang mengutamakan gaya dan teknologi terbaru dalam satu perangkat.
Pengamat gadget menilai harga akan menjadi faktor penentu. Jika dipasarkan kompetitif, Motorola Razr 60 berpeluang menarik pengguna yang ingin beralih ke ponsel lipat tanpa harus membayar terlalu mahal.
Perkiraan Harga dan Jadwal Peluncuran di RI
Saat peluncuran global pada Oktober 2025 di Amerika Serikat, Motorola Razr 60 dibanderol mulai kisaran USD 699 hingga USD 999, tergantung varian. Jika dikonversi, harganya berada di rentang Rp11 juta hingga Rp 15 juta.
Harga resmi di Indonesia masih menunggu pengumuman dari pihak Motorola. Biasanya terdapat penyesuaian pajak dan distribusi. Namun kisarannya diperkirakan tidak jauh berbeda dari harga global.
Apabila merujuk pada pola sertifikasi yang sudah terbit pada Februari 2026, peluncuran resmi di Indonesia diprediksi berlangsung sebelum pertengahan tahun. Konsumen kini tinggal menunggu pengumuman resmi dari Motorola Indonesia.


