Kronologi Meninggalnya Rylan Henry Pribadi, Cucu Konglomerat Pendiri Napan Group

Genews.co.id Kabar duka menyelimuti keluarga besar konglomerat Indonesia setelah Rylan Henry Pribadi, cucu dari pendiri Napan Group, meninggal dunia dalam sebuah kecelakaan olahraga saat berada di Jepang. Peristiwa ini terjadi saat Rylan menjalani liburan musim dingin dan menjadi perhatian publik sekaligus duka nasional.

Remaja berusia 17 tahun tersebut dilaporkan meninggal pada Rabu, 7 Januari 2026, saat bermain ski di kawasan wisata populer Hokkaido, Jepang. Kejadian tragis ini pertama kali tersebar luas melalui liputan media luar negeri, sebelum kemudian dikonfirmasi oleh berbagai sumber di Indonesia.

Kronologi Peristiwa Menurut Penyelidikan Awal

Berdasarkan informasi yang dikumpulkan dari laporan media, Rylan saat itu berada di areal ski Niseko di Prefektur Hokkaido, Jepang. Lokasi ini dikenal sebagai salah satu tujuan utama olahraga musim dingin di negara tersebut.

Dalam kejadian yang masih dalam penelusuran detail oleh aparat Jepang, Rylan dilaporkan mengalami kecelakaan saat meluncur di lintasan ski. Sebuah tali atau pembatas lintasan yang dipasang sebagai penanda batas area aman diduga terlibat dalam insiden yang menyebabkan ia kehilangan nyawa.

Sejumlah sumber menyebut bahwa leher korban mengenai tali tersebut sehingga korban jatuh dan langsung kehilangan kesadaran di lokasi. Aparat setempat kemudian memastikan Rylan meninggal dunia di tempat kejadian karena kondisi yang sangat mendadak.

Pernyataan dan Ucapan Belasungkawa Tokoh Nasional

Kepergian Rylan tak hanya mengguncang keluarga, tetapi juga menarik perhatian tokoh nasional dan publik secara luas. Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, menyampaikan belasungkawa mendalam melalui akun media sosialnya. Ucapan duka cita juga datang dari berbagai tokoh pengusaha Indonesia.

Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri Indonesia (Kadin), Anindya Bakrie, juga turut berbagi duka cita mengenai kepergian Rylan. Ia menyebutkan bahwa kehilangan Rylan merupakan pukulan emosional bukan hanya bagi keluarga besar Pribadi, tetapi juga bagi sahabat dan orang-orang yang mengenalnya.

Latar Belakang Sosok Rylan Henry Pribadi Cucu Konglomerat

Rylan dilahirkan pada 22 Februari 2008 dan merupakan cucu dari Henry Pribadi, pendiri Napan Group, salah satu kelompok usaha besar Indonesia yang dikenal memiliki ragam lini bisnis strategis. Ia adalah putra dari pengusaha nasional Reza Pribadi, yang juga dikenal aktif di berbagai usaha.

Meskipun berasal dari keluarga pengusaha besar, Rylan dikenal sebagai sosok yang cenderung menjalani kehidupan pribadi yang tidak sepenuhnya terekspos media. Ia juga disebut sempat menempuh pendidikan di luar negeri, termasuk di sekolah yang berbasis internasional.

Kondisi Pemakaman dan Dukungan Keluarga

Jenazah Rylan tiba di tanah air dan dimakamkan dengan prosesi yang dihadiri keluarga serta sahabat dekat. Ibadah pemakaman berlangsung dalam suasana haru dan penuh duka, di mana orang tua almarhum menyampaikan pesan terakhir kepada putra mereka.

Prosesi tersebut memperlihatkan betapa besar cinta dan harapan keluarga kepada Rylan, serta betapa mendalamnya kehilangan yang dirasakan. Keluarga juga menyertakan sejumlah barang kesayangan almarhum dalam pemakaman sebagai bentuk penghormatan terakhir.

Dampak dan Reaksi Masyarakat

Kabar meninggalnya Rylan memicu gelombang simpati dari masyarakat Indonesia dan komunitas internasional. Ungkapan duka cita datang dari sejumlah pihak, termasuk warganet dan tokoh publik. Banyak yang menyampaikan harapan agar keluarga Pribadi diberi ketabahan dalam menghadapi masa sulit ini.

Peristiwa ini juga mengingatkan pentingnya perhatian terhadap keselamatan dalam kegiatan olahraga ekstrim, termasuk ski, yang memiliki risiko tinggi apabila tidak dilakukan dengan pengawasan yang optimal.

Perkembangan Penyelidikan Masih Berlanjut

Hingga kini, detail lengkap mengenai penyebab kecelakaan masih dalam penelusuran otoritas Jepang. Beberapa pihak menunggu hasil resmi dari otopsi dan laporan kepolisian setempat untuk memastikan semua fakta yang terjadi. Perkembangan informasi akan terus diperbaharui sesuai rilis resmi yang tersedia.

Anda Mungkin Telah Melewatkannya