Kapolres Sleman Minta Maaf dalam Rapat Bersama DPR

Genews.co.id Kapolres Sleman menyampaikan permintaan maaf secara terbuka dalam rapat dengar pendapat bersama DPR. Permintaan maaf tersebut disampaikan terkait penanganan kasus yang sebelumnya menuai kritik dari publik dan anggota legislatif.

Pernyataan itu disampaikan saat Kapolres Sleman hadir dalam rapat bersama Komisi III DPR RI. Rapat tersebut membahas evaluasi kinerja kepolisian, khususnya terkait penegakan hukum dan perlindungan masyarakat.

Permintaan Maaf Disampaikan di Hadapan Anggota DPR

Dalam rapat tersebut, Kapolres Sleman mengakui adanya kekurangan dalam penanganan perkara yang ditangani jajarannya. Ia menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat serta kepada DPR sebagai mitra pengawasan.

Kapolres menegaskan bahwa institusinya tidak bermaksud merugikan pihak mana pun. Ia menyebut langkah yang diambil anggotanya saat itu dilakukan berdasarkan pemahaman awal di lapangan.

Namun, ia mengakui bahwa respons publik menunjukkan adanya aspek yang perlu diperbaiki.

DPR Soroti Profesionalisme Aparat

Sejumlah anggota Komisi III DPR memberikan catatan keras dalam rapat tersebut. Mereka menilai kasus yang terjadi mencerminkan pentingnya peningkatan profesionalisme aparat kepolisian.

Anggota DPR meminta agar kepolisian lebih mengedepankan keadilan dan empati. Penegakan hukum diharapkan tidak menimbulkan rasa ketidakadilan di tengah masyarakat.

DPR juga mengingatkan bahwa kepercayaan publik terhadap aparat penegak hukum harus dijaga melalui tindakan yang proporsional.

Komitmen Evaluasi Internal Polres Sleman

Menanggapi kritik tersebut, Kapolres Sleman menyatakan akan melakukan evaluasi internal. Evaluasi mencakup prosedur penanganan perkara serta pembinaan terhadap personel.

Ia menegaskan bahwa setiap masukan dari DPR akan dijadikan bahan perbaikan. Kapolres juga menyebut akan memperkuat pengawasan di tingkat satuan kerja.

Langkah ini disebut penting untuk mencegah kejadian serupa terulang di masa depan.

Polri Tegaskan Kepatuhan pada Hukum

Dalam rapat itu, perwakilan Polri juga menegaskan komitmen institusi untuk menjalankan tugas sesuai aturan. Polri menyatakan siap menerima kritik dan pengawasan dari DPR maupun masyarakat.

Polri menilai permintaan maaf yang disampaikan Kapolres Sleman merupakan bentuk tanggung jawab moral. Langkah tersebut diharapkan dapat meredam polemik yang berkembang.

Kepolisian juga menyatakan akan menindaklanjuti rekomendasi DPR sesuai mekanisme internal.

Publik Menanti Tindak Lanjut Nyata

Kasus ini mendapat perhatian luas dari masyarakat. Publik menilai permintaan maaf harus diikuti dengan langkah konkret.

Sejumlah pengamat hukum menyebut evaluasi internal perlu disertai transparansi. Penanganan perkara ke depan diharapkan lebih sensitif terhadap rasa keadilan publik.

DPR menyatakan akan terus memantau tindak lanjut dari Polres Sleman.

Rapat Berlangsung Kondusif

Rapat dengar pendapat tersebut berlangsung dalam suasana kondusif meski diwarnai kritik tajam. DPR menutup rapat dengan meminta Polri segera melaporkan hasil evaluasi.

Hingga rapat berakhir, tidak ada keputusan sanksi yang diumumkan secara terbuka. Proses selanjutnya akan diserahkan kepada mekanisme internal Polri.

Anda Mungkin Telah Melewatkannya