Kapal Kontainer Verizon Terbakar Saat Sandar di Tanjung Perak

GeNews.co.id – Kebakaran terjadi di kapal kontainer Verizon yang tengah bersandar di Dermaga Berlian Timur, Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya, pada Senin (29/12/2025) dini hari. Insiden yang berlangsung sekitar pukul 05.00 WIB itu sempat menimbulkan kepanikan di area pelabuhan karena asap hitam tebal terlihat membumbung dari dalam kapal.

Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Surabaya mengonfirmasi bahwa laporan kejadian masuk tepat pada pukul 05.00 WIB. Kapal yang memiliki panjang 145 meter tersebut diketahui mengeluarkan kepulan asap tebal dan pekat dari bagian bawah dek, sehingga para petugas pemadam langsung dikerahkan menuju titik kebakaran untuk melakukan penanganan awal.

Titik Api Berasal dari area tangki Bahan Bakar

Operasi pemadaman berlangsung intensif selama hampir lima jam. Titik api utama akhirnya dapat ditangani pada pukul 09.05 WIB, lalu dilanjutkan dengan proses pendinginan untuk mencegah penyalaan ulang. Tahap tersebut selesai sekitar pukul 09.58 WIB. Sebanyak 22 anak buah kapal (ABK) dipastikan selamat, tanpa ada laporan korban luka maupun korban jiwa.

Temuan pemeriksaan awal mengarah pada area tangki bahan bakar yang berada di dekat ruang permesinan sebagai titik awal munculnya api. Petugas mengungkap bahwa lokasi kebakaran berada di rongga dalam kapal dengan kedalaman sekitar 6–7 meter, kondisi yang menyulitkan akses dan memperlambat proses pemadaman karena terbatasnya sirkulasi udara serta tingginya akumulasi asap.

Api sempat menjalar ke sejumlah ruang penyimpanan di dalam kapal. Area penyimpanan cat, gudang tabung gas COâ‚‚, serta ruang penyimpanan logistik lainnya turut terdampak. Meski demikian, tim pemadam berhasil melokalisasi api dan mencegahnya menyebar ke seluruh struktur kapal.

Ada 9 Ton bahan bakar Minyak

Sebelum kebakaran, kapal dilaporkan membawa sekitar sembilan ton bahan bakar minyak, ditambah dua ton cadangan BBM hitam. Setelah api padam, volume bahan bakar tersisa diperkirakan tinggal 40 persen dari total muatan awal. Sementara itu, area yang hangus diperkirakan sekitar 20 meter persegi dari total luas struktur kapal yang jauh lebih besar.

Kapolsek Pabean Cantikan, Kompol Eko Adi Wibowo, menyampaikan dugaan sementara penyebab kejadian mengarah pada korsleting arus listrik di sistem permesinan. Untuk memastikan pemicu pasti, polisi masih melakukan penyelidikan lanjutan melalui tim identifikasi forensik (Inafis) dan Satres Pelabuhan Tanjung Perak, termasuk pemeriksaan saksi di sekitar dermaga.

Proses Pemadaman Terkendali dan Tidak Mengganggu Arus lalu Lintas

Proses pemadaman dipastikan tidak mengganggu arus lalu lintas kapal di pelabuhan. Aktivitas bongkar muat maupun sandar kapal lain tetap berlangsung seperti biasa, dengan pengaturan dari pihak Pelindo dan Pelindo Regional 3 agar area kejadian tetap steril selama proses penanganan.

Terminal Petikemas Berlian (TPK Berlian) kembali membuka layanan operasional pada pukul 09.20 WIB, setelah situasi dinyatakan terkendali. Saat ini, kapal Verizon telah dinyatakan aman, namun masih berada dalam pengawasan otoritas pelabuhan dan aparat terkait.


Penyelidikan menyeluruh masih berjalan untuk mengungkap penyebab final sekaligus mengevaluasi standar keselamatan kapal dan prosedur darurat di lingkungan pelabuhan. Tragedi ini menjadi pengingat pentingnya mitigasi risiko kelistrikan dan pengawasan sistem mesin pada kapal bersandar.

Anda Mungkin Telah Melewatkannya