Istri Anggota DPRD Sulsel Tewas di Tol Makassar, Mobil Tabrak Pembatas Jalan

GeNews.co.id Kabar duka datang dari Sulawesi Selatan. Istri anggota DPRD Sulawesi Selatan, Hariadi, bernama Wardana Mamung (47), meninggal dunia dalam kecelakaan lalu lintas di Jalan Tol Makassar. Peristiwa itu terjadi pada Sabtu, 21 Februari 2026.

Insiden berlangsung di ruas Tol Reformasi KM 7+200, Makassar, sekitar pukul 13.53 Wita. Mobil yang dikendarai korban dilaporkan menabrak pembatas jalan. Aparat kepolisian langsung melakukan olah tempat kejadian perkara setelah menerima laporan.

Kronologi Kecelakaan di Tol Reformasi KM 7+200

Berdasarkan informasi kepolisian, kecelakaan terjadi saat kendaraan melaju di jalur Tol Reformasi arah Kota Makassar. Mobil yang dikemudikan Wardana Mamung diduga hilang kendali sebelum akhirnya menghantam pembatas jalan.

Benturan cukup keras sehingga menyebabkan bagian depan kendaraan mengalami kerusakan parah. Petugas patroli tol yang berada di sekitar lokasi segera mendatangi titik kejadian. Korban kemudian dievakuasi menuju rumah sakit terdekat.

Polisi menyebut peristiwa itu terjadi pada siang hari dengan kondisi cuaca cerah. Arus lalu lintas di ruas tersebut sempat tersendat akibat proses evakuasi. Namun situasi kembali normal setelah kendaraan dipindahkan.

Identitas Korban dan Keterangan Polisi

Korban diketahui bernama Wardana Mamung, berusia 47 tahun. Ia merupakan istri dari anggota DPRD Sulawesi Selatan, Hariadi. Informasi tersebut dikonfirmasi pihak kepolisian dan sejumlah sumber keluarga.

Kasat Lantas Polrestabes Makassar menyampaikan bahwa korban meninggal dunia akibat luka berat yang dialami. Tim medis di rumah sakit telah melakukan pemeriksaan terhadap jenazah. Penyebab pasti kecelakaan masih dalam penyelidikan.

Polisi juga memeriksa kondisi kendaraan serta kemungkinan faktor lain. Dugaan sementara mengarah pada kehilangan kendali saat melintas di jalan tol. Aparat belum menyimpulkan apakah ada unsur teknis atau faktor manusia.

Proses Penanganan dan Olah TKP

Petugas melakukan olah TKP di lokasi Tol Reformasi KM 7+200. Garis polisi sempat dipasang untuk mengamankan area. Dokumentasi dan pengukuran dilakukan guna mengetahui penyebab kecelakaan.

Rekaman kamera pengawas atau CCTV di sekitar ruas tol turut diperiksa. Data tersebut akan membantu penyidik merekonstruksi kejadian sebelum tabrakan terjadi. Keterangan saksi juga sedang dikumpulkan.

Pihak pengelola tol bekerja sama dengan kepolisian dalam proses penanganan. Mereka memastikan standar keselamatan jalan tetap terjaga. Investigasi lanjutan masih berlangsung hingga kini.

Respons Keluarga dan Himbauan Keselamatan

Kabar meninggalnya Wardana Mamung mengejutkan banyak pihak. Sejumlah rekan dan kolega menyampaikan belasungkawa kepada keluarga Hariadi. Duka mendalam dirasakan keluarga besar korban.

Kecelakaan ini kembali menjadi pengingat pentingnya keselamatan berkendara di jalan tol. Polisi mengimbau pengguna jalan untuk selalu mematuhi batas kecepatan. Kondisi kendaraan juga harus dipastikan layak sebelum bepergian.

Aparat meminta masyarakat tidak berspekulasi terkait penyebab kecelakaan. Hasil penyelidikan resmi akan diumumkan setelah proses pemeriksaan selesai. Pihak keluarga berharap publik menghormati privasi di tengah suasana duka.

Anda Mungkin Telah Melewatkannya