Purbaya Sampaikan Candaan Usai Thomas Djiwandono Terpilih Jadi Deputi Gubernur BI

Genews.co.id Jakarta — Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa melontarkan candaan usai Thomas Djiwandono terpilih sebagai Deputi Gubernur Bank Indonesia (BI). Candaan itu disampaikan saat Purbaya dimintai tanggapan oleh wartawan di Kompleks Parlemen, Jakarta.

Purbaya sempat berkata bahwa seharusnya dirinya yang terpilih. Pernyataan itu disampaikan sambil tersenyum. Ia menegaskan ucapannya hanya guyonan. Pernyataan tersebut kemudian ramai diberitakan dan dibahas publik.

Thomas Djiwandono sebelumnya dinyatakan lolos uji kelayakan dan kepatutan oleh Komisi XI DPR RI. DPR lalu menyetujui pengangkatannya sebagai Deputi Gubernur BI dalam rapat paripurna.

Fakta Utama Terpilihnya Thomas Djiwandono

Thomas Djiwandono terpilih setelah melalui proses fit and proper test di DPR. Proses tersebut berlangsung sesuai mekanisme yang berlaku. Komisi XI menilai Thomas memiliki kapasitas yang dibutuhkan oleh Bank Indonesia.

Sebelum terpilih, Thomas menjabat sebagai Wakil Menteri Keuangan. Pengalamannya di bidang fiskal menjadi salah satu pertimbangan DPR. Ia dinilai mampu memahami koordinasi kebijakan fiskal dan moneter.

Setelah ditetapkan, Thomas menyatakan komitmennya untuk menjaga independensi Bank Indonesia. Ia menegaskan bahwa BI tetap berdiri terpisah dari kepentingan fiskal pemerintah.

Respons Purbaya dan Penjelasan Candaan

Purbaya menjelaskan bahwa pernyataannya tidak perlu ditafsirkan berlebihan. Ia menyebut candaan tersebut sebagai ekspresi kedekatan personal. Purbaya dan Thomas dikenal memiliki hubungan kerja yang cukup lama.

Menurut Purbaya, Thomas adalah figur profesional. Ia menilai Thomas mampu berkontribusi positif di BI. Purbaya juga berharap koordinasi fiskal dan moneter dapat berjalan lebih baik.

Namun demikian, Purbaya menekankan bahwa BI tetap independen. Ia menyatakan tidak ada intervensi pemerintah dalam kebijakan moneter. Semua keputusan tetap berada di tangan bank sentral.

Latar Belakang dan Konteks Penunjukan

Penunjukan Deputi Gubernur BI menjadi perhatian publik. Posisi ini dinilai strategis. Deputi Gubernur BI berperan penting dalam perumusan kebijakan moneter.

Proses pemilihan dilakukan DPR bersama pemerintah. Mekanisme tersebut diatur dalam undang-undang. Calon harus melewati uji kelayakan sebelum disetujui.

Dalam konteks ini, latar belakang Thomas sebagai pejabat fiskal menjadi sorotan. Sejumlah pengamat menilai hal tersebut dapat memperkuat koordinasi kebijakan. Namun, independensi BI tetap menjadi prinsip utama.

Dampak dan Tanggapan Publik

Candaan Purbaya memicu berbagai respons. Sebagian publik menganggapnya wajar. Mereka menilai pernyataan tersebut bersifat santai.

Namun, ada pula yang meminta pejabat publik berhati-hati dalam berucap. Mereka menilai posisi BI sangat sensitif. Setiap pernyataan berpotensi menimbulkan persepsi tertentu.

Meski begitu, fokus utama tetap pada kinerja Thomas ke depan. Publik menunggu langkah konkret Thomas di Bank Indonesia. Stabilitas ekonomi menjadi perhatian utama.

Perkembangan Selanjutnya

Thomas Djiwandono dijadwalkan segera dilantik. Masa jabatannya sebagai Deputi Gubernur BI akan berlangsung sesuai ketentuan. Ia akan terlibat langsung dalam pengambilan kebijakan moneter.

Bank Indonesia dihadapkan pada tantangan global. Tekanan ekonomi internasional masih berlanjut. Peran pejabat bank sentral menjadi sangat penting.

Pemerintah dan DPR berharap BI tetap konsisten menjaga stabilitas. Koordinasi lintas kebijakan diharapkan berjalan efektif. Publik akan terus memantau perkembangan selanjutnya.

Anda Mungkin Telah Melewatkannya