Angin Puting Beliung Terjang Karangpandan Karanganyar, Pasar dan Kios Rusak
Genews.co.id Angin puting beliung menerjang wilayah Kecamatan Karangpandan, Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah, pada Rabu (21/1/2026) sore, membuat sejumlah fasilitas umum dan milik warga rusak parah. Peristiwa ini terjadi secara tiba-tiba saat hujan deras berlangsung di kawasan tersebut.
Serangan puting beliung berlangsung sekitar pukul 16.45 WIB. Arah angin kuat itu menyapu beberapa desa sekaligus, termasuk Desa Karangpandan, Ngemplak, Doplang, dan Gerdu. Dampaknya tampak jelas di pusat keramaian, terutama di Pasar Karangpandan dan sekitar pemukiman warga.
Kerusakan Parah di Pusat Pasar dan Rumah Warga

Angin puting beliung menyebabkan kerusakan pada puluhan kios pedagang di area pasar. Beberapa atap seng terangkat dan tembok tembok bangunan ambruk. Gerobak dagangan terlempar ke jalan dan barang dagangan ikut berceceran.
Warga yang menyaksikan kejadian itu mengatakan angin berlangsung sangat cepat, hanya sekitar lima menit. Namun kencangnya angin tersebut cukup untuk memporak-porandakan lapak pasar dan bangunan di sekitarnya. Banyak pedagang terkejut dan panik saat angin kencang tiba-tiba melanda.
Sejumlah rumah warga juga mengalami kerusakan. Bagian atap rumah warga di Karangpandan didapati terkoyak atau rusak parah akibat terpaan angin. Pohon-pohon di sekitar pasar juga dilaporkan tumbang.
Tidak hanya fasilitas perdagangan, beberapa bangunan di pemukiman juga mengalami dampak cukup serius. Atap yang berterbangan hingga pecahan material yang jatuh menimbulkan kondisi yang berbahaya bagi lalu lintas setempat.
Satu Bocah Terluka dalam Insiden Ini

Akibat peristiwa tersebut, seorang bocah mengalami luka akibat terkena pecahan material yang berhamburan saat angin puting beliung melanda. Ia kemudian dibawa ke fasilitas kesehatan terdekat untuk mendapat perawatan.
Meskipun ada korban luka, BPBD setempat menyampaikan bahwa hingga kini belum ada laporan korban jiwa dalam peristiwa ini. Namun kerusakan material dipastikan cukup meluas dan sedang didata secara rinci.
Tanggap Darurat oleh BPBD dan Relawan Gabungan
Tim Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Karanganyar langsung turun ke lapangan setelah kejadian. Relawan dibantu personel TNI dan Polri juga dikerahkan untuk melakukan evakuasi serta membantu warga yang terdampak.
Evakuasi dimulai di area pasar dan titik-titik permukiman yang mengalami kerusakan. BPBD bersama aparat keamanan membantu menyingkirkan puing dan material berbahaya dari jalan. Mereka juga memasang rambu sementara untuk mencegah kecelakaan lanjutan.
Pencatatan kerusakan dilakukan malam hari. Tim relawan terus mendata bangunan rusak, fasilitas umum, dan dampak sosial dari peristiwa ini. Pihak berwenang berupaya memastikan bantuan dapat segera disalurkan kepada warga yang membutuhkan.
Warga Diimbau Tetap Waspada

Pemerintah Kabupaten Karanganyar mengimbau warga untuk tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem. Cuaca buruk, termasuk hujan deras dan angin kencang, sering terjadi saat pergantian musim. Masyarakat diminta tidak mengabaikan peringatan dini dari BMKG dan instansi terkait.
Pantauan instansi menunjukkan kondisi cuaca di sejumlah wilayah Jawa Tengah masih tidak stabil. Potensi hujan lebat disertai angin kencang dapat kembali terjadi, terutama di sore hingga malam hari.
BPBD juga mengingatkan pentingnya menjaga keselamatan diri dan keluarga saat cuaca ekstrem. Warga di wilayah rawan diimbau menyiapkan perlindungan dan memastikan bangunan aman dari kerentanan angin kencang.
Perkembangan Penanganan Masih Berlangsung
Hingga saat ini, penanganan dampak angin puting beliung di Karangpandan masih berlangsung. Data kerusakan dan kebutuhan bantuan terus diperbaharui. BPBD menyatakan akan segera merilis informasi resmi lengkap setelah pendataan rampung.
Kasus ini masih berstatus developing news dan dapat berubah seiring update terbaru dari instansi terkait. Publik diminta menunggu pernyataan resmi dari pemerintah daerah atau BPBD Karanganyar.


