×

Jasad Pria Paruh Baya Ditemukan di Rumah Kontrakan Bandar Lampung, Wajah Terlilit Kantong Plastik

Genews.co.id Warga Kelurahan Labuhan Dalam, Kota Bandar Lampung, digegerkan dengan penemuan sesosok jasad pria paruh baya di sebuah rumah kontrakan, Sabtu (7/2/2026). Korban ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa dengan wajah terlilit kantong plastik.

Penemuan jasad tersebut pertama kali diketahui oleh warga sekitar yang curiga karena korban tidak terlihat beraktivitas sejak beberapa hari terakhir. Bau menyengat dari dalam rumah kontrakan juga memicu kecurigaan warga.

Ditemukan Warga dalam Kondisi Terkunci

Berdasarkan keterangan warga, rumah kontrakan tempat korban tinggal dalam kondisi tertutup saat pertama kali diperiksa. Setelah memastikan kondisi mencurigakan, warga kemudian melapor ke pihak kepolisian setempat.

Petugas kepolisian bersama aparat kelurahan mendatangi lokasi. Setelah pintu rumah kontrakan dibuka, korban ditemukan tergeletak di dalam ruangan.

Saat ditemukan, kantong plastik melilit bagian wajah korban. Kondisi tersebut membuat warga panik dan langsung menjauh dari lokasi.

Polisi Pasang Garis dan Lakukan Olah TKP

Kepolisian dari Polresta Bandar Lampung segera memasang garis polisi di sekitar lokasi kejadian. Olah tempat kejadian perkara dilakukan untuk mengamankan barang bukti dan mengetahui penyebab kematian korban.

Petugas mengamankan sejumlah barang yang berada di dalam rumah kontrakan. Polisi juga meminta keterangan dari saksi-saksi, termasuk warga sekitar dan pemilik kontrakan.

Hingga proses olah TKP selesai, lokasi penemuan jasad dijaga ketat oleh aparat kepolisian.

Identitas Korban Masih Didalami

Pihak kepolisian menyatakan bahwa korban merupakan seorang pria paruh baya yang tinggal seorang diri di rumah kontrakan tersebut. Namun, identitas lengkap korban belum disampaikan secara resmi.

Polisi masih menelusuri identitas korban melalui dokumen pribadi, keterangan warga, serta koordinasi dengan keluarga jika ditemukan.

Selain itu, penyidik juga mendalami aktivitas korban sebelum ditemukan meninggal dunia.

Jenazah Dievakuasi ke Rumah Sakit

Setelah olah TKP selesai, jenazah korban dievakuasi menggunakan ambulans menuju rumah sakit untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.

Pemeriksaan medis dan autopsi akan dilakukan guna memastikan penyebab pasti kematian. Polisi belum menyimpulkan apakah kematian korban disebabkan oleh tindak pidana atau faktor lain.

Hasil autopsi akan menjadi dasar utama dalam menentukan langkah hukum selanjutnya.

Polisi Belum Simpulkan Unsur Pidana

Hingga saat ini, pihak kepolisian belum memberikan kesimpulan terkait unsur pidana dalam kasus tersebut. Seluruh kemungkinan masih terbuka dan sedang didalami.

Penyidik memastikan akan bekerja secara hati-hati dan profesional. Setiap temuan di lapangan akan dicocokkan dengan hasil pemeriksaan medis.

Polisi juga mengimbau masyarakat untuk tidak berspekulasi sebelum hasil resmi penyelidikan diumumkan.

Warga Mengaku Terkejut

Warga sekitar mengaku terkejut dengan peristiwa tersebut. Selama ini, korban dikenal tertutup dan jarang berinteraksi dengan lingkungan sekitar.

Beberapa warga menyebut korban terakhir terlihat beberapa hari sebelum ditemukan meninggal dunia. Sejak itu, rumah kontrakan tampak sepi.

Kejadian ini membuat warga sekitar meningkatkan kewaspadaan, terutama terhadap lingkungan tempat tinggal masing-masing.

Penyelidikan Masih Berlanjut

Kepolisian menegaskan bahwa kasus ini masih dalam tahap penyelidikan. Pemeriksaan saksi akan terus dilakukan untuk mengungkap kronologi lengkap kejadian.

Polisi juga membuka kemungkinan pemeriksaan rekaman kamera pengawas di sekitar lokasi, jika tersedia.

Masyarakat diminta segera melapor apabila memiliki informasi yang dapat membantu penyelidikan.