Diduga Ugal-ugalan, Sopir Mobil MBG Tabrak Gerbang SD Clapar Kebumen dan Pukul Warga

Genews.co.id Sebuah mobil milik perusahaan MBG diduga melaju secara ugal-ugalan hingga menabrak gerbang SD Negeri Clapar, Kabupaten Kebumen, Jawa Tengah. Insiden tersebut terjadi setelah kendaraan datang dari arah Wonotirto, menyerempet kendaraan lain, lalu kehilangan kendali.

Tidak hanya menyebabkan kerusakan fasilitas sekolah, sopir mobil tersebut juga diduga melakukan pemukulan terhadap warga yang berupaya memberikan pertolongan. Peristiwa ini memicu kemarahan warga sekitar.

Kronologi Kejadian

Berdasarkan keterangan saksi di lokasi, mobil MBG melaju dengan kecepatan tinggi dari arah Wonotirto. Kendaraan tersebut terlihat oleng saat melintas di jalan desa.

Dalam perjalanan, mobil sempat menyerempet kendaraan lain. Namun sopir tidak menghentikan laju kendaraan.

Mobil kemudian terus melaju hingga menabrak gerbang SD Negeri Clapar. Benturan keras membuat gerbang sekolah roboh dan sebagian tembok mengalami kerusakan.

Kondisi di Lokasi Sekolah

Saat kejadian, aktivitas sekolah sudah selesai. Tidak ada siswa di area gerbang saat tabrakan terjadi.

Meski demikian, warga sekitar langsung mendatangi lokasi. Mereka khawatir ada korban di dalam kendaraan atau di sekitar sekolah.

Gerbang sekolah tampak rusak parah. Puing-puing berserakan di halaman depan sekolah.

Dugaan Aksi Kekerasan Sopir

Situasi di lokasi semakin memanas setelah sopir mobil diduga bersikap agresif. Sejumlah warga menyebut sopir sempat memukul warga yang mencoba mendekat.

Warga awalnya berniat menolong dan menenangkan sopir. Namun respons sopir justru memicu keributan.

Aksi pemukulan tersebut membuat warga lain ikut berdatangan. Ketegangan sempat terjadi sebelum akhirnya sopir diamankan.

Penanganan Aparat Kepolisian

Petugas kepolisian dari Polres Kebumen segera mendatangi lokasi kejadian. Polisi melakukan pengamanan dan menenangkan warga.

Sopir mobil kemudian diamankan untuk dimintai keterangan. Kendaraan yang terlibat kecelakaan juga diamankan sebagai barang bukti.

Polisi melakukan olah tempat kejadian perkara. Sejumlah saksi dimintai keterangan untuk memperjelas kronologi kejadian.

Dugaan Penyebab Insiden

Penyebab pasti kecelakaan masih dalam penyelidikan. Namun, dugaan awal mengarah pada kelalaian sopir.

Faktor kecepatan tinggi dan kurangnya kendali kendaraan menjadi perhatian utama penyidik. Polisi juga akan mendalami kondisi sopir saat kejadian.

Pemeriksaan kesehatan dan tes pendukung kemungkinan dilakukan untuk memastikan kondisi pengemudi.

Dampak dan Kerugian

Akibat kejadian ini, gerbang sekolah mengalami kerusakan berat. Pihak sekolah diperkirakan mengalami kerugian material.

Kegiatan belajar mengajar terancam terganggu. Pihak sekolah berkoordinasi dengan dinas terkait untuk penanganan sementara.

Sementara itu, warga yang diduga menjadi korban pemukulan dilaporkan mengalami luka ringan.

Respons Warga dan Pihak Sekolah

Warga menyayangkan sikap sopir yang dinilai tidak kooperatif. Mereka berharap kasus ini diproses sesuai hukum.

Pihak sekolah meminta agar keamanan di sekitar lingkungan pendidikan diperhatikan. Sekolah dinilai harus menjadi zona aman.

Warga juga meminta perusahaan pemilik kendaraan bertanggung jawab atas kerusakan yang terjadi.

Proses Hukum Berlanjut

Hingga saat ini, polisi masih mendalami kasus tersebut. Status hukum sopir akan ditentukan setelah pemeriksaan selesai.

Penyidik memastikan penanganan dilakukan secara profesional. Semua pihak diminta menahan diri dan mempercayakan proses hukum kepada aparat.

Kasus ini menjadi pengingat penting tentang keselamatan berkendara. Kepatuhan terhadap aturan lalu lintas dinilai mutlak untuk mencegah kejadian serupa.

Anda Mungkin Telah Melewatkannya