Nama Sri Mulyani Tercantum di Epstein Files, Ini Penjelasan Faktanya

Genews.co.id Nama mantan Menteri Keuangan RI, Sri Mulyani Indrawati, ramai diperbincangkan setelah disebut dalam dokumen yang dikenal sebagai Epstein Files. Isu ini mencuat setelah publikasi besar arsip kasus pendanaan dan jaringan Jeffrey Epstein oleh Departemen Kehakiman Amerika Serikat (DOJ) pada awal Februari 2026.

Epstein Files sendiri merupakan ratusan ribu hingga jutaan dokumen yang dirilis ke publik dan mencakup berbagai dokumen legal, email, arsip institusional, serta materi komunikasi yang disita selama penyelidikan kasus Jeffrey Epstein, seorang finansier yang terlibat kejahatan seksual dan eksploitasi anak di AS.

Kemunculan Nama Sri Mulyani

Nama Sri Mulyani tercantum dalam salah satu dari arsip dokumen Epstein Files yang kini dapat diakses publik. Hal ini memicu perdebatan di media sosial dan diskusi luas di kalangan warganet Indonesia.

Namun setelah ditelusuri, konteks pencantuman namanya berbeda jauh dari spekulasi keterlibatan pribadi dengan Jeffrey Epstein. Nama Sri Mulyani muncul sebagai bagian dari dokumen resmi institusi internasional, bukan dari korespondensi pribadi dengan terpidana dalam kasus tersebut.

Konteks Dokumen yang Memuat Namanya

Menurut penelusuran media, nama Sri Mulyani terdapat dalam arsip World Bank Group, lembaga keuangan internasional tempat ia pernah menjabat sebagai Managing Director sekaligus Chief Operating Officer (COO). Nama itu muncul dalam bentuk komunikasi internal dan artikel kelembagaan yang terkait dengan aktivitas resmi lembaga, bukan pada surat atau korespondensi yang melibatkan Epstein secara personal.

Dokumen yang memuat nama Sri Mulyani dilaporkan berasal dari arsip resmi kelembagaan World Bank Group bertanggal 18 Juni 2014. Isi dokumen itu berkaitan dengan hal-hal administratif dan bukan merupakan bukti keterlibatan langsung dengan Jeffrey Epstein atau jaringan kejahatannya.

Pernyataan Pakar dan Klarifikasi Media

Beberapa media nasional turut menegaskan bahwa pencantuman nama dalam Epstein Files tidak otomatis menunjukkan keterlibatan dalam kasus kriminal Epstein. Media menyebut dokumen yang tergabung dalam Arsip Epstein tidak hanya berisi catatan pribadi, tetapi juga email internal, artikel resmi, kliping berita, dan laporan lembaga internasional lain yang ikut disita selama proses penyelidikan hukum.

Selain Sri Mulyani, nama tokoh lain dari berbagai negara juga tercantum dalam dokumen tersebut. Namun, banyak dari penyebutan itu berasal dari kliping berita atau dokumen institusional, bukan hubungan langsung dengan Epstein.

Reaksi Publik dan Penjelasan Keluarga

Isu ini sempat menjadi bahan perbincangan di media sosial, termasuk setelah unggahan oleh putra dari salah satu pejabat publik. Namun pihak keluarga maupun Sri Mulyani sendiri belum memberikan pernyataan resmi terkait kemunculan nama tersebut dalam publikasi Epstein Files.

Pentingnya Membaca Dokumen Secara Kontekstual

Para analis hukum dan komunikasi menekankan pentingnya membaca dokumen dalam konteks yang tepat. Dokumen institusional yang memuat nama seseorang tidak sama dengan bukti keterlibatan pribadi dalam suatu kejahatan. Penafsiran yang benar perlu mempertimbangkan sumber, jenis dokumen, dan konteks penyusunannya.

Sejauh ini, tidak ada bukti yang menunjukkan adanya komunikasi pribadi atau keterlibatan Sri Mulyani dalam aktivitas ilegal yang terkait dengan Jeffrey Epstein. Penyebutan namanya dalam arsip justru berkaitan dengan catatan kelembagaan dari World Bank Group.