PT Vopak Buka Suara soal Asap Kuning di Cilegon, Bukan Kebocoran Gas
Genews.co.id PT Vopak Terminal Indonesia memberikan klarifikasi terkait kemunculan asap berwarna kuning yang sempat menggegerkan warga di kawasan industri Cilegon, Banten. Perusahaan menegaskan peristiwa tersebut bukan disebabkan oleh kebocoran gas berbahaya seperti yang ramai diperbincangkan di media sosial.
Asap kuning terlihat di area sekitar terminal penyimpanan milik PT Vopak dan sempat memicu kepanikan warga. Sejumlah video amatir beredar luas, memperlihatkan kepulan asap berwarna mencolok dari kawasan industri.
Klarifikasi Resmi PT Vopak

Manajemen PT Vopak menyatakan asap kuning tersebut muncul akibat proses operasional rutin yang dilakukan di dalam area terminal. Perusahaan memastikan tidak terjadi kebocoran gas beracun maupun insiden berbahaya.
Pihak Vopak menegaskan seluruh aktivitas berlangsung sesuai prosedur keselamatan. Sistem pengamanan dan pemantauan disebut berfungsi normal saat kejadian berlangsung.
Perusahaan juga memastikan kondisi di dalam area terminal terkendali.
Asap Dipastikan Tidak Membahayakan
Menurut penjelasan PT Vopak, asap kuning tersebut merupakan emisi sementara yang timbul dari aktivitas teknis tertentu. Emisi itu tidak berdampak langsung terhadap kesehatan masyarakat sekitar.
Tim internal perusahaan langsung melakukan pengecekan lapangan begitu asap terpantau. Hasil pemeriksaan menyebutkan tidak ditemukan indikasi kegagalan sistem maupun kebocoran bahan berbahaya.
Vopak menegaskan tidak ada korban dan tidak ada gangguan serius terhadap lingkungan sekitar.
Koordinasi dengan Aparat dan Pemerintah Daerah

PT Vopak menyampaikan bahwa pihaknya telah berkoordinasi dengan aparat terkait. Termasuk dengan otoritas keselamatan industri dan pemerintah daerah setempat.
Koordinasi dilakukan sebagai bentuk transparansi dan tanggung jawab perusahaan. Pihak berwenang juga telah melakukan pemantauan di lokasi.
Hingga saat ini, tidak ada rekomendasi evakuasi maupun penghentian aktivitas dari otoritas terkait.
Kepanikan Warga dan Respons Cepat Perusahaan
Sebelumnya, warga di sekitar kawasan industri Cilegon sempat khawatir dengan kemunculan asap kuning tersebut. Beberapa warga mengira asap berasal dari kebocoran gas beracun.
Situasi tersebut memicu kepanikan sementara. Namun kondisi berangsur normal setelah pihak perusahaan dan aparat memberikan penjelasan.
PT Vopak menyatakan memahami kekhawatiran masyarakat. Oleh karena itu, perusahaan berkomitmen meningkatkan komunikasi publik agar informasi tidak simpang siur.
Komitmen Keselamatan dan Lingkungan

Manajemen PT Vopak menegaskan komitmennya terhadap aspek keselamatan kerja dan perlindungan lingkungan. Seluruh fasilitas terminal disebut telah memenuhi standar keselamatan nasional dan internasional.
Perusahaan juga memastikan inspeksi rutin terus dilakukan. Setiap potensi risiko diklaim akan ditangani secara cepat dan sesuai prosedur.
PT Vopak mengimbau masyarakat untuk tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang belum terverifikasi. Perusahaan meminta publik merujuk pada pernyataan resmi.
Situasi Terkini di Lokasi
Hingga saat ini, aktivitas di kawasan industri Cilegon kembali berjalan normal. Tidak ada laporan lanjutan terkait dampak kesehatan maupun gangguan lingkungan.
Pihak berwenang masih melakukan pemantauan sebagai langkah antisipasi. PT Vopak menyatakan siap bekerja sama jika diperlukan pemeriksaan tambahan.
Kasus asap kuning ini menjadi perhatian publik, namun pihak perusahaan menegaskan situasi telah terkendali dan aman.


