commuter line surabaya-probolinggo beroperasi maret 2026, tiket rp 8.000
Genews.co.id Probolinggo, Jawa Timur — Moda transportasi Commuter Line rute Surabaya–Pasuruan–Probolinggo yang dikenal dengan nama SUPASPRO dipastikan mulai beroperasi paling lambat 1 Maret 2026. Layanan ini mendapat dukungan penuh dari PT Kereta Commuter Indonesia (KCI) dan pemerintah daerah setempat.
Kabar ini datang setelah jajaran direksi KCI melakukan audiensi dengan Pemerintah Kota Probolinggo. Wali kota setempat menyatakan kesiapan menyambut layanan kereta komuter baru ini.
Layanan Commuter Line sampai ke Probolinggo menjadi salah satu langkah pengembangan transportasi publik di Jawa Timur bagian timur. Moda ini hadir untuk memperluas jaringan yang sebelumnya hanya sampai Surabaya–Pasuruan (SUPAS).
Jadwal Operasi dan Rute Layanan

Commuter Line SUPASPRO akan melayani dua perjalanan pulang-pergi setiap hari pada tahap awal. Jadwal yang direncanakan adalah:
- Perjalanan pagi: berangkat dari Stasiun Probolinggo sekitar pukul 04.10 WIB, tiba di Surabaya pada pagi hari.
- Perjalanan malam: berangkat dari Surabaya pukul 18.10 WIB dan tiba kembali di Probolinggo pada malam hari.
Rute ini menghubungkan tiga kota penting: Probolinggo, Pasuruan, dan Surabaya. Kehadiran layanan baru ini dipandang dapat memudahkan mobilitas warga yang beraktivitas di koridor Tapal Kuda.
Tarif Terjangkau Hanya Rp8.000

Tarif perjalanan Commuter Line SUPASPRO dipatok maksimal Rp8.000 sekali jalan untuk jarak yang lebih panjang. Ketentuan ini sesuai aturan tarif commuter line yang berlaku untuk rute menengah.
Untuk perjalanan jarak yang lebih pendek di bawah 85 kilometer, tarif dapat lebih murah, yakni sekitar Rp6.500. Namun untuk rute penuh seperti Surabaya–Probolinggo, tarif maksimal Rp8.000 berlaku.
Tarif ini masih menunggu persetujuan final dari Kementerian Perhubungan, namun angka tersebut sudah menjadi kesepakatan awal antara PT KCI dan pemerintah daerah.
Sistem Pembelian Tiket
Tiket Commuter Line SUPASPRO nantinya hanya dapat dibeli secara online melalui aplikasi KAI Access. Langkah ini sejalan dengan upaya digitalisasi tiket yang telah diterapkan pada layanan commuter lainnya di Indonesia.
Pembelian daring ini diharapkan mempercepat proses naik kereta dan mengurangi antrian di loket stasiun. Warga dianjurkan mempersiapkan pemesanan tiket jauh sebelum keberangkatan karena layanan ini diperkirakan diminati banyak pengguna.
Tujuan dan Manfaat Layanan Commuter Line

Wali Kota Probolinggo, dr. Aminuddin, menyatakan bahwa hadirnya Commuter Line SUPASPRO sejalan dengan visi strategis kota. Ia menyebut layanan ini dapat memperlancar konektivitas, meningkatkan kunjungan wisata, dan mendorong pertumbuhan ekonomi lokal.
Dalam pertemuan resmi, pihak KCI juga menyampaikan harapan agar layanan ini dapat berkembang. Jika permintaan masyarakat tinggi, PT KCI membuka peluang menambah frekuensi dan bahkan menyiapkan rute khusus seperti Probolinggo–Surabaya langsung.
Tantangan dan Persiapan Jelang Operasi
Meski sudah ada kepastian jadwal, beberapa aspek masih menunggu konfirmasi final. Ini termasuk persetujuan tarif dari kementerian serta kesiapan teknis jalur dan sarana kereta.
Pihak terkait terus melakukan koordinasi dengan semua instansi. Ini bertujuan memastikan layanan commuter siap diluncurkan sesuai target tanpa hambatan yang berarti.
Kehadiran layanan ini diharapkan menjadi momentum pengembangan transportasi publik yang murah dan efisien. Commuter Line SUPASPRO dinilai dapat menjadi alternatif bagi warga yang ingin bepergian dengan biaya rendah, aman, dan teratur.


