Lalu Lintas Lumpuh Total Akibat Hujan Deras-Banjir Terjang Cawang
Genews.coid Lalu lintas di kawasan Cawang, Jakarta Timur, lumpuh total setelah hujan deras mengguyur wilayah tersebut, menyebabkan banjir besar di sejumlah ruas jalan utama. Hujan yang turun sejak sore hari membuat debit air cepat naik, hingga menutup sebagian besar akses kendaraan.
Banjir merendam jalan protokol di Cawang dan sekitarnya, termasuk jalur lingkar luar dan dalam. Kondisi ini membuat ribuan kendaraan terjebak di genangan air. Angkutan umum, ojek online, dan kendaraan pribadi tidak bisa bergerak optimal, memicu antrean panjang hingga beberapa kilometer.
Fakta Utama Kejadian Banjir Cawang

Hujan deras berlangsung sejak sore hingga petang hari, membuat permukaan jalan dipenuhi air dengan ketinggian mencapai lebih dari setengah ban kendaraan roda empat. Aliran air menghambat akses dari dan menuju sejumlah titik strategis.
Petugas kepolisian lalu lintas serta Dinas Perhubungan DKI Jakarta langsung dikerahkan ke lokasi. Mereka mencoba mengatur arus serta melakukan pengalihan lalu lintas. Meski demikian, kondisi masih macet parah di banyak titik.
Beberapa ruas jalan yang terdampak parah termasuk Jalan MT Haryono, Jalan A. Yani, dan akses menuju tol dalam kota. Air masuk ke ruang mesin kendaraan yang terjebak, sehingga banyak mobil yang mogok di tengah jalan.
Elevasi jalan di sekitar Cawang memang rendah, sehingga menjadi salah satu titik genangan banjir yang sering kali terjadi saat hujan ekstrem. Namun, intensitas hujan kali ini membuat genangan jauh lebih tinggi dari biasanya.
Respons Petugas dan Pengalihan Arus

Petugas gabungan dari Kepolisian, Dinas Perhubungan, dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta bekerja sepanjang malam untuk menangani dampaknya. Mereka memasang rambu pengalihan arus di sejumlah titik strategis.
Kendaraan dialihkan ke jalur alternatif yang lebih tinggi, seperti Jalan Casablanca, Jalan Rasuna Said, dan sejumlah akses di area Tebet. Namun antrian tetap panjang karena volume kendaraan sangat tinggi.
BPBD juga melakukan pemantauan kondisi debit air menggunakan speedboat di titik genangan terdalam. Alat berat dikerahkan untuk membuka saluran air yang tersumbat. Upaya ini diharapkan bisa menurunkan permukaan air lebih cepat.
Dampak terhadap Aktivitas Publik
Banjir di Cawang tidak hanya melumpuhkan lalu lintas. Beberapa fasilitas publik seperti halte busway dan stasiun KRL sebagian terdampak oleh genangan. Penumpang dilihat menepi, menunggu hingga kondisi lebih aman.
Sejumlah tempat kerja dan sekolah di sekitar kawasan juga melaporkan keterlambatan kedatangan karyawan dan siswa. Beberapa memilih menunggu hingga banjir surut sebelum melanjutkan perjalanan.
Ojek online dan taksi daring melaporkan pesanan terganggu karena akses jalan yang tertutup air. Banyak pengemudi memilih menepi demi keselamatan, sementara pelanggan menunggu update status perjalanan.
Warga sekitar kawasan banjir juga terdampak dalam aktivitas harian mereka. Sebagian rumah di daerah yang lebih rendah ikut terendam air. Warga terpaksa memindahkan barang ke tempat lebih tinggi.
Pernyataan Resmi Pemprov DKI

Pemprov DKI Jakarta melalui Dinas Sumber Daya Air dan BPBD menyatakan bahwa saat ini tengah dilakukan penanganan cepat di lokasi banjir. Upaya ini mencakup pengosongan genangan lewat pompa air dan normalisasi saluran.
Juru bicara BPBD menyebut kondisi ini masih dipantau secara real time. Genangan diperkirakan akan mulai surut beberapa jam setelah hujan berhenti. Namun proses evakuasi dan pembersihan masih akan dilanjutkan.
Pemprov juga mengimbau masyarakat untuk tetap waspada. Warga diminta menghindari kawasan yang terdampak banjir, serta mengikuti arahan petugas di lapangan demi keselamatan.
Perkembangan Selanjutnya
Hingga berita ini ditulis, banjir masih berlangsung di sejumlah titik di kawasan Cawang dan wilayah sekitarnya. Petugas tetap berjaga dan arus masih dialihkan untuk menekan kepadatan.
Pemerintah daerah akan terus mengupdate kondisi lewat kanal resmi. Publik diminta mengikuti informasi terkini demi keselamatan dan perencanaan perjalanan.
Kasus ini masih berstatus developing news karena situasi di lapangan tetap dinamis. Informasi lanjutan akan disampaikan segera setelah ada data resmi terbaru dari petugas penanganan banjir.


