Partai Gerakan Rakyat Resmi Didirikan dan Usung Anies Baswedan
Genews.co.id Organisasi kemasyarakatan Gerakan Rakyat resmi mengubah bentuknya menjadi partai politik baru di Indonesia. Transformasi ini diumumkan dalam Rapat Kerja Nasional (Rakernas) I 2026 yang digelar di Hotel Aryaduta, Jakarta pada Minggu (18/1/2026). Keputusan tersebut menjadi momen penting dalam dinamika politik nasional menjelang Pemilu 2029.
Partai yang lahir dari akar relawan dan ormas ini langsung menyatakan dukungan kepada tokoh politik Anies Rasyid Baswedan. Menurut Ketua Umum Partai Gerakan Rakyat, Sahrin Hamid, Anies dipandang sebagai figur yang ideal untuk diperjuangkan pada kontestasi kepemimpinan nasional mendatang.
Arah Politik dan Dukungan Terhadap Anies Baswedan

Dalam pidato di Rakernas, Sahrin menyampaikan bahwa arah perjuangan partai jelas dan terfokus pada sosok Anies Baswedan. Ia menegaskan bahwa Gerakan Rakyat akan mendukung Anies menjadi Presiden Republik Indonesia di masa depan. Pernyataan ini sekaligus menjadi garis besar strategi politik partai baru.
Sahrin bahkan menegaskan hubungan erat antara partai dan figur Anies. Menurutnya, perjuangan yang dibangun oleh Gerakan Rakyat tidak hanya bersifat pragmatis tetapi juga merupakan perwujudan visi dan nilai politik yang diyakini bersama. Pernyataan ini menunjukkan bahwa dukungan partai bukan sekadar formalitas, tetapi merupakan arah politik yang akan dijalankan secara konsisten.
Anies Baswedan Sebagai Anggota Kehormatan dan Simbol Dukungan
Pada 17 Desember 2025, Anies Baswedan telah diberikan kartu tanda anggota (KTA) nomor 0001 oleh Gerakan Rakyat. KTA tersebut diserahkan langsung oleh Sahrin sebagai bentuk simbolis bahwa Anies merupakan bagian sentral dari gerakan tersebut. Hal ini kemudian menjadi modal awal sebelum partai tersebut dideklarasikan secara resmi beberapa pekan kemudian.
Keputusan memberikan KTA nomor 0001 kepada Anies juga menjadi pertanda awal hubungan politik yang dekat antara sosok Anies Baswedan dan Partai Gerakan Rakyat. Arah politik ini kemudian diperkuat saat Rakernas menyatakan dukungan eksplisit kepada Anies.
Latar Belakang Transformasi Ormas ke Partai

Gerakan Rakyat sebelumnya dikenal sebagai organisasi kemasyarakatan (ormas) yang aktif di berbagai kegiatan sosial. Kehadirannya menjadi wadah aspirasi bagi sejumlah relawan dan pendukung yang mengusung perubahan sosial serta politik.
Transformasi dari ormas menjadi partai politik menandai langkah besar dalam dinamika politik Indonesia. Perubahan ini bukan cuma perubahan struktur organisasi, tetapi juga pergeseran peran dari kegiatan sosial ke ranah politik formal dan electoral.
Partai ini menargetkan untuk memenuhi seluruh persyaratan administratif sebelum terdaftar secara sah di Kementerian Hukum dan HAM RI pada Februari 2026. Upaya ini menunjukkan tekad kuat partai untuk segera ambil bagian dalam kontestasi politik nasional yang akan datang.
Respons Publik dan Peluang Politik ke Depan
Pengumuman berdirinya Partai Gerakan Rakyat langsung menarik berbagai respon di panggung politik. Sebagian pihak melihatnya sebagai potensi kekuatan baru yang dapat memengaruhi peta koalisi dan dukungan menjelang Pemilu 2029. Kedekatan partai dengan Anies Baswedan dipandang sebagai strategi politik yang signifikan untuk memobilisasi basis dukungan pemilih yang lebih luas.
Namun, di sisi lain, ada pula pendapat bahwa partai baru masih harus membuktikan kapasitasnya dalam struktur politik yang lebih kompetitif. Pembentukan partai politik baru selalu menghadapi tantangan dalam memperoleh dukungan massa dan memenuhi regulasi politik yang ketat di Indonesia.
Situasi Masih Berkembang

Hingga saat ini, Partai Gerakan Rakyat masih dalam tahap penyelesaian administratif untuk masuk ke daftar partai politik resmi. Publik pun menunggu bagaimana arah politik partai ini nantinya, terutama mengenai dukungan terhadap Anies Baswedan dalam kontestasi nasional 2029.
Informasi resmi terkait partai ini akan terus diperbarui sesuai perkembangan di lapangan. Seluruh pihak diminta menunggu klarifikasi resmi dari Partai Gerakan Rakyat atau Anies Baswedan sendiri demi akurasi berita.


