Temuan Mengerikan: 456 Kantong Jasad Manusia di Stadion Piala Dunia Meksiko
GeNews.co.id – Sebanyak 456 kantong yang berisi sisa-sisa jasad manusia ditemukan di area sekitar Stadion Akron, Guadalajara, Meksiko. Stadion tersebut merupakan salah satu venue yang akan digunakan dalam gelaran Piala Dunia 2026.
Penemuan mengerikan ini dilakukan oleh kelompok relawan pencari orang hilang. Mereka telah melakukan penggalian di sekitar kawasan Stadion Akron sejak tahun 2022. Temuan terbaru dilaporkan terjadi pada September lalu.
Jasad Korban Kartel dekat Venue Piala Dunia Meksiko

Sisa-sisa jasad manusia tersebut ditemukan di sejumlah titik. Titik-titik yang tersebar dalam radius sekitar 10 hingga 20 kilometer dari stadion olahraga tersebut. Berdasarkan hasil identifikasi awal, jasad-jasad itu berasal dari berbagai periode waktu yang berbeda.
Sebagian korban diduga meninggal dalam kurun waktu satu tahun terakhir, sementara sisanya diperkirakan berasal dari tahun-tahun sebelumnya, yakni 2018, 2020, dan 2022. Hal ini mengindikasikan bahwa lokasi tersebut telah lama digunakan sebagai tempat pembuangan korban kejahatan.
Koordinator tim pencarian, Jose Raul Servin Garcia, menyebut kondisi tersebut sebagai situasi yang sangat menyayat hati. Ia menyoroti ironi penemuan jasad dalam jumlah besar di dekat lokasi yang akan menjadi pusat perhatian dunia saat Piala Dunia berlangsung.
Bayang Kekerasan Narkoba Jelang Piala Dunia

Ia juga melontarkan kritik terhadap otoritas setempat yang dinilai kurang serius menangani persoalan keamanan. Bahkan, menurutnya, poster yang dipasang mengenai informasi orang hilang sempat dicopot agar tidak terjadi kekhawatiran bagi wisatawan. Kasus ini kembali menegaskan tantangan besar yang dihadapi Meksiko dalam hal keamanan, menjelang perannya sebagai salah satu tuan rumah Piala Dunia 2026 bersama Amerika Serikat dan Kanada.
Meski Stadion Akron tetap dijadwalkan menggelar pertandingan Piala Dunia, kekhawatiran publik terkait maraknya kekerasan kartel narkoba serta tingginya angka orang hilang di Meksiko masih terus membayangi.


