Gagal Mencuri, Pria di Labuhanbatu Selatan Nekat Sandera Lansia
GeNews.co.id – Seorang pria menjadi sasaran amukan massa setelah nekat menyandera seorang perempuan lanjut usia dengan sebilah parang di Kecamatan Kota Pinang, Kabupaten Labuhanbatu Selatan, Sumatera Utara. Rekaman video insiden penyanderaan tersebut menyebar luas dan ramai diperbincangkan di media sosial.
Peristiwa itu terjadi pada Rabu (7/1/2026). Dalam tayangan video, pelaku tampak menggenggam parang sambil menahan korban yang diketahui berinisial DH (65). Aksi tersebut diduga dilakukan setelah pelaku tertangkap basah mencuri oleh warga di kawasan Jalan Kampung Jawa, Kecamatan Kota Pinang.
Amukan Massa Lawan Pencuri yang Sandera Nenek 65 Tahun

Korban terlihat ketakutan dan beberapa kali merintih meminta pertolongan agar segera dibebaskan. Pelaku bahkan melontarkan ancaman akan melukai korban apabila warga tidak menjauh dan mengikuti perintahnya. Situasi di lokasi sempat memanas dan membuat warga sekitar diliputi kepanikan, mengingat posisi senjata tajam sangat dekat dengan tubuh korban.
Ketegangan akhirnya mereda ketika pelaku lengah dan salah seorang warga berhasil merebut parang dari tangannya. Setelah senjata dikuasai, pelaku langsung dihajar massa hingga mengalami luka-luka. Menurut keterangan warga setempat bernama Wahyu, pelaku diduga merupakan anggota komplotan pencuri yang sebelumnya dipergoki dan dikejar oleh warga.
Dari Pencuri hingga Ancaman Parang

Dalam upaya meloloskan diri, pelaku masuk ke rumah warga untuk bersembunyi. Karena aksinya diketahui dan merasa terdesak, ia kemudian menyandera pemilik rumah tersebut. “Dia dikejar oleh para warga, lalu kabur dan masuk ke rumah orang untuk bersembunyi. Karena ketahuan, dia menyandera pemilik rumah. Itulah kejadian yang terekam dan viral,” ujar Wahyu.
Wahyu menambahkan, setelah berhasil diamankan, pelaku langsung diserahkan kepada pihak kepolisian oleh warga. Kasi Humas Polres Labuhanbatu Selatan, AKP Sujono, membenarkan kejadian tersebut dan menyebut identitas pelaku bernama Nurmansyah Barus (33). Saat ini, pelaku tengah menjalani pemeriksaan intensif guna mendalami perannya, termasuk kemungkinan keterlibatan pelaku lain serta motif pasti di balik aksi nekat tersebut.


