×

Diduga Dikeroyok Oknum TNI AL, Warga Datangi Polres Depok

GeNews.co.id – Warga mendatangi Polres Metro Depok untuk menuntut kejelasan hukum atas kasus pengeroyokan yang menewaskan satu orang dan melukai satu lainnya. Peristiwa tersebut diduga melibatkan oknum anggota TNI Angkatan Laut dan terjadi pada Jumat pekan lalu.

Aksi massa dipicu oleh kekecewaan terhadap lambannya penanganan perkara oleh kepolisian. Warga meminta aparat segera mengusut tuntas kasus pengeroyokan yang terjadi di Jalan Swadaya Mas, RT 004 RW 001, Kelurahan Sukatani, Kecamatan Tapos, serta menangkap seluruh pihak yang diduga terlibat.

Perwakilan warga, Syahrudin, menyebut ada lebih dari satu pelaku dalam insiden tersebut. Ia bahkan menduga keterlibatan tokoh lingkungan setempat. “Kami meminta keadilan. Segera periksa dan tangkap Pak RT beserta orang-orangnya,” ujar Syahrudin saat menyampaikan aspirasi, Senin (5/1/2026).

Dugaan Keterlibatan Ketua RT dan Oknum TNI AL

Syahrudin juga menuding pengeroyokan tersebut dilakukan atas perintah ketua RT. Ia mendesak polisi segera mengambil langkah hukum. “Kalau tidak ada tindakan, kami yang akan menangkap sendiri RT itu,” katanya.

Peristiwa bermula ketika warga mencurigai seorang pria yang mondar-mandir di lingkungan mereka pada Jumat dini hari sekitar pukul 02.00 WIB. Seorang saksi berinisial KS mengatakan, prajurit TNI AL berpangkat Sersan Dua berinisial M ikut mengamankan pria tersebut.

Saat dimintai keterangan oleh warga, pria bernama WAT (24) mengaku sedang mencari temannya, Agus. Namun, warga mencurigai WAT hendak melakukan transaksi narkoba. WAT sempat melarikan diri, tetapi berhasil ditangkap kembali.

Tak berselang lama, warga juga mengamankan pria lain berinisial DN (39) di lokasi berbeda, tepatnya di Jalan H. Ma’ahunan. Ketika dipertemukan, keduanya saling mengenal. Warga kemudian membawa WAT dan DN ke sebuah lapangan untuk dimintai keterangan lebih lanjut. Di lokasi inilah dugaan pengeroyokan terjadi.

Korban Meninggal, Pelaku Diamankan Polisi Militer

Kepada prajurit M, DN mengaku tengah melakukan transaksi narkoba. Serda M lalu membawa DN ke kawasan Jalan Kapitan untuk mencari barang bukti. Sementara itu, WAT yang mengalami luka parah dibawa ke Polsek Cimanggis. Tak lama kemudian, Serda M bersama DN menyusul ke kantor polisi tersebut. Keduanya selanjutnya dirujuk ke RS Bhayangkara Brimob Kelapa Dua, Depok.

“Keesokan paginya saya baru mendapat kabar bahwa WAT meninggal dunia,” ujar KS. Kepala Dinas Penerangan TNI AL, Laksamana Pertama Tunggul, membenarkan adanya keterlibatan salah satu prajurit dalam peristiwa tersebut. Ia menyampaikan bahwa Polisi Militer Koarmada III telah mengamankan Serda M dan menerima pelimpahan berkas perkara dari Polsek Cimanggis untuk proses hukum lebih lanjut.

Anda Mungkin Telah Melewatkannya