PT Chandra Asri Pacific Tbk Menyelesaikan Akuisisi Jaringan SPBU Esso di Singapura

Genews.co.id -PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA) telah resmi menyelesaikan akuisisi jaringan stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) bermerek Esso di Singapura pada tanggal 1 Januari 2026. TPIA sendiri adalah bagian dari Chandra Asri Group milik konglomerat Prajogo Pangestu. Transaksi ini bernilai sekitar USD 1 miliar dan melibatkan hampir 60 SPBU. Hal ini menandai perluasan strategi perusahaan ke sektor ritel bahan bakar di wilayah Asia Tenggara.​

Perusahaan penandatanganan Perjanjian Jual Beli (Perjanjian Jual Beli) dengan ExxonMobil pada 24 Oktober 2025 setelah seluruh persetujuan regulator terpenuhi. Jaringan SPBU tersebut mencakup 27 lahan dengan kepemilikan penuh dan 33 lahan sewa. Dengan volume penjualan tahunan mencapai 2,4 juta barel bahan bakar. Manajemen TPIA menyatakan bahwa akuisisi ini dilakukan melalui entitas khusus (special Purpose Vehicle) untuk mendukung strategi pertumbuhan jangka panjang.​

Sumber Pembiayaan dan Proyeksi Keuangan

Pembiayaan akuisisi sebagian besar bersumber dari fasilitas kredit senilai USD 750 juta yang diperoleh dari KKR Capital Markets. Direktur Keuangan Chandra Asri Group, Andre Khor, membayangkan transaksi ini akan menambah pendapatan sekitar USD 500 juta per tahun. Dan juga akan memberikan kontribusi positif terhadap laba bersih dan arus kas operasional secara langsung. Operasional SPBU akan tetap menggunakan merk Esso dengan pasokan bahan bakar dari ExxonMobil.​

Strategi Bisnis dan Implikasi Regional

Akuisisi ini merupakan bagian dari upaya Chandra Asri membangun platform infrastruktur energi terintegrasi di Asia Tenggara. Presiden Direktur Erwin Ciputra menekankan komitmen untuk mempertahankan karyawan yang ada. Untuk program loyalitas pelanggan, serta fokus pada penciptaan nilai berkelanjutan bagi pemangku kepentingan. Langkah ini memperkuat posisi perusahaan dari hulu petrokimia hingga hilir ritel bahan bakar.​

Dampak terhadap Kinerja Perusahaan

Penyelesaian transaksi telah disampaikan dengan pengumuman informasi di Bursa Efek Indonesia (BEI). Yang diharapkan meningkatkan kepercayaan investor terhadap prospek pertumbuhan TPIA. Analis pasar memandang akuisisi ini sebagai diversifikasi portofolio yang tepat di tengah dinamika industri energi global.

Anda Mungkin Telah Melewatkannya