×

Dua Penonton Jadi Sasaran Massa di Konser Tanah Abang, Dugaan Pencopetan

GeNews.co.id – Keributan pecah di kawasan sekitar TVRI, Tanah Abang, Jakarta Pusat, ketika konser tengah berlangsung pada Senin 29 Desember 2025 dini hari. Situasi memanas setelah muncul dugaan aksi pencopetan di tengah kerumunan penonton, yang kemudian memicu reaksi massa.

Kapolsek Tanah Abang, Kompol Haris Akhmad Basuki, menyatakan bahwa dua orang yang sempat dicurigai sebagai pelaku pencopetan. Dan akhirnya menjadi sasaran amuk warga sebelum berhasil dievakuasi petugas keamanan. Keduanya kemudian dibawa ke Polsek Tanah Abang untuk menjalani pemeriksaan intensif.

Dua Terduga Copet Jadi Sasaran Amuk Massa

“Statusnya masih terduga. Mereka sudah diamankan di lokasi oleh polisi yang bertugas serta tim pengamanan internal acara, lalu diserahkan ke kami untuk proses pendalaman,” jelas Haris. Haris mengungkapkan, kecurigaan bermula ketika beberapa penonton merasa ada gerak-gerik mencurigakan dari dua orang tersebut di tengah keramaian.

Isu itu menyebar cepat dan memicu aksi spontan warga yang berujung pada pengeroyokan dan pemukulan. Polisi menerima informasi resmi terkait kericuhan sekitar pukul 01.30 WIB, saat personel di lapangan berupaya meredam situasi dan mengevakuasi pihak yang terlibat.

Meski sempat terjadi ketegangan, konser tetap berjalan hingga usai setelah kondisi kembali terkendali. Haris menegaskan, hingga kini penyidik belum menemukan barang bukti yang dapat menguatkan dugaan pencopetan. Kedua terduga juga belum memberikan pengakuan terkait tuduhan tersebut.

Belum Ada Bukti, Warga Diimbau Jangan Ambil Hukum Sendiri

Terkait isu yang menyebut adanya korban meninggal, Haris mengatakan pihaknya masih menelusuri kebenarannya. “Kami belum bisa memverifikasi informasi itu. Dua orang yang diserahkan ke kami masih dalam keadaan hidup dan hingga saat ini masih menjalani proses pemeriksaan,” ujar Haris.

Saat ini, penyidik Polsek Tanah Abang masih melakukan klarifikasi lanjutan, termasuk memeriksa saksi di lokasi dan rekaman pendukung lain untuk memastikan ada atau tidaknya unsur pidana dalam peristiwa tersebut. Polisi menghimbau masyarakat agar tidak mengambil tindakan sendiri dalam situasi serupa dan menyerahkan penanganan kepada aparat berwenang.

Anda Mungkin Telah Melewatkannya