Pengantin Baru Tersambar Petir Karena Charger Handphone
Genews.co.id -Pasangan pengantin baru yang baru menikah pada pertengahan oktober 2025 ini, seharusnya bermesraan di dalam kamar berdua. Akan tetapi malah menjadi berita duka. Pengantin baru yang bernama Edi prayitno 20 th meninggal tersambar petir di dalam kamarnya, minggu malam,16 november 2025.
Kronologi Penyambaran Petir

Saat kejadian daerah Dusun 1, Desa Suka Mandiri, Kecamatan Way Serdang, Kabupaten Mesuji, Lampung ini sedang diguyur hujan yang deras dengan petir yang menggelegar. Saat itu istri korban yang bernama lilis nurbaiti sedang istirahat sambil bermain handphone diatas kasur di dalam kamarnya. detik itu juga petir menyambar dua kali, pada sambaran yang kedua itulah edi prayitno sudah dalam keadaan tak sadarkan diri dengan kondisi mulut yang menganga.
Kemudian istrinya Lilis, langsung menjerit meminta tolong kepada warga sekitar untuk membawa korban ke puskesmas terdekat. Akan tetapi nyawa korban sudah tidak dapat di tolong. di saat itu keluarga sudah menerima kejadian yang menimpa Edi Prayitno tersebut. Keluarga korban juga menolak proses otopsi.Â
Kejadian ini menunjukkan saat itu sambaran petir mengenai charger handphone. Charger handphone yang masih terhubung listrik di kamar. Kemudian ujung charger yang dekat dengan kalung yang dipakai korban itulah yang menjadi jalur aliran listrik dari petir yang mengenai korban tersebut. Hal ini yang menyebabkan luka bakar pada leher korban dan kematian bagi korban.
Banyak warga yang Terkena Sambaran Petir

Selain itu, menurut keterangan warga setempat, Slamet menjelaskan bahwa yang terdampak terkena petir ini sebanyak tujuh orang, tetapi yang meninggal hanya satu korban, dan tiga orang lainnya mengalami lemas dan gemetar. Petir yang menyambar ini juga merusak barang-barang elektronik seperti kipas, kulkas, dan lampu.
Daerah Mesuji sering terjadi aktivitas petir yang sangat intens sejak oktober 2025. Tercatat bisa sampai ribuan kali sambaran petir setiap harinya. Hal ini menyebabkan peningkatan risiko penyambaran petir di kawasan Mesuji tersebut. Warga setempat juga berharap agar PLN bisa menaikkan standar keamanan listrik, untuk meminimalisir resiko saat terjadi hujan deras. Sumber;Lampungtv.


