Bareskrim Gagalkan Penyelundupan 47 Kg Ganja Jaringan Sumatera Utara.

GeNews.co.id Dittipidnarkoba Bareskrim Polri berhasil menangkap para  penyelundup narkotika jaringan Sumatera Utara (Sumut). Pelaku  terbukti membawa  berupa 47 kg ganja di dalam kamar tersangka yang langsung disita polisi.

Keberhasilan Bareskrim dalam menggagalkan penyelundupan 47 kilogram ganja di Sumatera Utara ini bermula dari laporan sigap masyarakat setempat. Informasi tersebut mengarah ke sebuah gudang di Deli Serdang yang dijadikan tempat penyimpanan narkoba. Dengan tingkat kewaspadaan tinggi dan koordinasi yang matang, aparat kepolisian memerintahkan laporan hingga mendapat titik terang yang membawa penangkapan para tersangka.Kasus tersebut terungkap pada Kamis (13/11) pukul 18.00 WIB, Sumber; News.detik.com

Penangkapan Dua Tersangka Kunci dan Penyelidikan Mendalam

Penyelidikan kemudian dilakukan oleh Tim Subdit IV Direktorat Tindak Pidana Narkoba di bawah pimpinan Kasubdit Kombes Handik Zusen dan Kanit II Subdit IV Kompol Bayu Putra Samara. Wilayah Deli Serdang menjadi fokus dari penyelidikan jaringan ini. Penangkapan terhadap dua orang pelaku yang terlibat, yaitu Suryansyah (35) dan Hardiansyah (38), dilakukan di sebuah rumah di Dusun IV Naga Timbul, Kecamatan Tanjung Morawa, Kabupaten Deli Serdang. Barang bukti narkotika jenis ganja ditemukan setelah dilakukan penggeledahan.

Dalam operasi ini, dua orang pelaku diamankan, yakni Suryansyah yang bertugas menjaga gudang serta Hardiansyah sebagai pengantar ganja. Dalam penggeledahan, barang bukti yang disita sangat besar yaitu 47 bal ganja siap edar. Hasil tes urin memperkuat keterlibatan mereka dalam peredaran narkoba, sehingga tim terus mengembangkan penyelidikan untuk mengungkap jaringan serta asal ladang ganja, khususnya di wilayah Gayo Lues.

Komitmen Penegakan Hukum untuk Menekan Peredaran Narkoba

Kasus ini menjadi perhatian serius bagi kepolisian khususnya Bareskrim Polri yang menegaskan komitmennya dalam anggota peredaran narkoba di Indonesia. Dengan menggagalkan jaringan besar ini, diharapkan dapat memberikan efek jera dan memutar ruang gerak para bandar narkoba. Keterlibatan aktif masyarakat dalam melaporkan hal mencurigakan juga menjadi kunci keberhasilan operasi ini.

Anda Mungkin Telah Melewatkannya